- Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan likuiditas perbankan nasional tetap terjaga dengan baik di Jakarta.
- Pertumbuhan kredit perbankan mencapai 11,5 persen dengan angka rasio kredit bermasalah yang terkendali pada posisi 2,17 persen.
- OJK berkomitmen meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM sebagai tantangan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan likuiditas perbankan tetap terjaga. Hal ini bisa mendukung fungsi intermediasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan terjaganya likuiditas perbankan dikarenakan pertumbuhan kredit yang masih tinggi.
"Kalau dari OJK ya beberapa hal terkait bagaimana kredit tumbuh, kredit perbankan tumbuh 11,5 persen, sekitar 8.600 triliun," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Dia memastikan, kondisi rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) juga tetap terkendali sebesar 2,17 persen. Angka ini juga menunjukkan bahwa kondisi perbankan masih aman.
"Kemudian likuiditas juga terjaga, dan lain-lain juga tadi disampaikan juga misalnya NPL-nya terjaga, dan kemudian program-program apa yang kita sampaikan misalnya pendalaman pasar, kemudian terkait dengan dukungan terhadap UMKM," jelasnya.
Dia pun mengaku masih ada tantangan yang harus dikerjakan oleh OJK. Pasalnya, Komisi XI DPR menyoroti, khususnya terkait pertumbuhan kredit tersebut terhadap akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.
"Tadi Bapak/Ibu di anggota Komisi XI banyak mempertanyakan tentang kredit UMKM. Jadi, ini PR kita semua gimana nanti kredit UMKM bisa tumbuh," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bursa Mineral Segera Meluncur, OJK Buka Lowongan Kerja
-
Danamon Rayakan HUT ke-70, Perkuat Inovasi D-Bank PRO dan Hadirkan Ragam Promo untuk Nasabah
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai
-
9 Bank Sudah Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Terbaru BPRS Hasanah
-
Mengubah Hidup Keluarga, Misi Mulia Mantri BRI di Pelosok Sumatera Utara
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Likuiditas Bank Aman, OJK Akui Pembiayaan UMKM Masih Jadi Pekerjaan Rumah
-
IHSG Terancam Gagal Menembus Resistance di Tengah Kenaikan Harga Minyak
-
Wanti-wanti Menko Yusril soal Kasus Febrie: Jangan Terjadi Penyimpangan, Bisa Diambil Alih KPK
-
Argentina Runner Up Piala Dunia 2026, Lionel Messi: Rasa Sakitnya Sesakit Itu!
-
Skip Jakarta! Young K Day6 Umumkan Jadwal Tur Konser Solo Bertajuk Youngest
-
6 Cara Memakai Parfum Lokal agar Wanginya Tahan Lama dan Meninggalkan Jejak
-
Keuangan Makin Bersinar, 5 Shio Ini Diprediksi Penuh Keberuntungan 21 Juli 2026
-
Aturan Hak-hak Ojol Tak Masuk RUU LLAJ, DPR Janjikan Bakal Punya UU Sendiri
-
Profil Pau Cubarsi, Bek Spanyol yang Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026
-
Lepas Status WNI Biayanya Naik 5 Kali Lipat, Menteri Supratman: Bukan Masalah Buat Bangsa