- Bank Indonesia mencatat penjualan properti residensial triwulan I 2026 turun 25,67 persen secara tahunan.
- Golf Island PIK menawarkan hunian siap huni di kawasan Pantai Indah Kapuk dengan fasilitas lengkap dan beroperasi penuh.
- Penghuni dapat langsung menikmati berbagai fasilitas komersial serta akses tol cepat tanpa perlu menunggu pembangunan kawasan.
Suara.com - Di tengah perlambatan pasar properti nasional, pengembang mulai mengubah strategi untuk menarik minat pembeli.
Kini, masyarakat dinilai tidak lagi hanya mempertimbangkan bentuk bangunan atau luas lahan saat membeli rumah, tetapi juga melihat apakah kawasan di sekitarnya sudah berkembang dan siap menunjang aktivitas sehari-hari.
Pergeseran preferensi itu muncul seiring meningkatnya kebutuhan akan efisiensi waktu dan kemudahan akses fasilitas.
Bank Indonesia (BI) mencatat harga properti residensial di pasar primer pada triwulan I 2026 masih tumbuh terbatas sebesar 0,62 persen secara tahunan (year on year/yoy). Di sisi lain, penjualan properti residensial justru turun 25,67 persen (yoy).
Meski demikian, mayoritas transaksi pembelian rumah masih dilakukan melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan porsi mencapai 69,87 persen dari total transaksi.
Di saat permintaan rumah belum sepenuhnya pulih, konsep hunian di kawasan yang telah hidup dengan fasilitas lengkap mulai menjadi salah satu nilai tambah yang ditawarkan pengembang.
Model ini dinilai mampu mengurangi kekhawatiran pembeli yang selama ini harus menunggu bertahun-tahun hingga sebuah kawasan berkembang dan fasilitas penunjangnya tersedia.
Salah satu konsep tersebut ditawarkan melalui Golf Island PIK yang menghadirkan hunian siap huni di kawasan Pantai Indah Kapuk. Berada di kawasan tepi laut yang telah berkembang, penghuni disebut dapat langsung memanfaatkan berbagai fasilitas penunjang tanpa harus menunggu pembangunan kawasan selesai.
Beragam fasilitas yang telah beroperasi di sekitar kawasan antara lain Pantjoran PIK, Batavia PIK, By The Sea, Sedayu Indo Golf, hingga Central Market PIK. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari aktivitas harian masyarakat di kawasan itu.
Baca Juga: Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun
Sales & Marketing Director PIK2 Lucia Aditjakra mengatakan seluruh fasilitas tersebut menjadi nilai tambah bagi penghuni karena dapat langsung dinikmati sejak menempati rumah.
"Nikmati kemudahan untuk memulai pagi dengan berjalan santai di tepi laut, menikmati beragam kuliner di Pantjoran PIK, menghabiskan waktu bersama keluarga di Batavia PIK, By The Sea, bermain golf di Sedayu Indo Golf, hingga berbelanja kebutuhan harian di Central Market PIK," ucapnya kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).
Dari sisi keamanan, Golf Island PIK menerapkan sistem pengamanan selama 24 jam yang didukung CCTV, Main Control Room, serta patroli keamanan yang beroperasi sepanjang hari.
Bagi masyarakat yang ingin langsung menempati rumah, tersedia unit Palm Tipe 8 x 25 dengan tiga kamar tidur dan satu kamar servis. Unit tersebut dipasarkan mulai Rp7 miliar dan dapat langsung dihuni setelah proses pembelian selesai.
Selain fasilitas, kawasan itu juga didukung akses menuju Tol PIK yang diklaim dapat ditempuh sekitar lima menit serta Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar 15 menit, sehingga mobilitas menuju berbagai wilayah Jakarta menjadi lebih mudah.
"Semua bisa dijangkau hanya dalam hitungan menit, bahkan semua bisa ditempuh dengan berjalan kaki," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL