- Mendagri Tito Karnavian mengkaji rencana Pemprov DKI Jakarta menerbitkan obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun pada Juni 2027.
- Mendagri memperingatkan Gubernur Pramono Anung agar kemampuan membayar utang terpenuhi dan tidak membebani kepala daerah berikutnya.
- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mempertanyakan penerbitan obligasi tersebut karena APBD Jakarta dinilai masih memiliki sisa anggaran yang besar.
Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian turut menanggapi soal rencana penerbitan obligasi daerah oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Mendagri Tito menyebut kalau pihaknya masih mengkaji soal rencana dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Sebab obligasi daerah dianggapnya sama saja dengan utang.
“Ya itu nanti kita kaji dulu, karena obligasi itu kan sama saja dengan berhutang kan?” kata Tito di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin (27/7/2026).
Tito mempertanyakan apakah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov DKI Jakarta sanggup membayar pinjaman dari obligasi daerah.
Ia pun memperingatkan Gubernur Pramono Anung untuk berhati-hati soal pembiayaan dari obligasi daerah.
“Jangan sampai menjadi beban bagi kepala daerah berikutnya. Kalau enggak punya kemampuan membayar kan repot,” lanjutnya.
Sejauh ini Tito mengaku belum melakukan koordinasi dengan Pramono Anung soal obligasi daerah yang diterbitkan Pemda DKI.
Ia kembali memperingatkan kalau Pemda harus bisa menanggung pembiayaan obligasi daerah sebelum masa jabatannya habis.
“Yang paling utama bisa membayar di masa jabatannya, dan jangan menjadi beban kepala daerah berikutnya,” tegas dia.
Baca Juga: Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut
Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertanyakan keputusan Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta untuk menerbitkan obligasi daerah.
Bagi yang belum tahu, obligasi daerah adalah surat berharga berupa pengakuan utang yang diterbitkan oleh pemerintah daerah (provinsi, kabupaten, atau kota) untuk ditawarkan kepada masyarakat melalui penawaran umum di pasar modal.
Menkeu Purbaya mengaku tidak tahu soal keputusan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menerbitkan surat utang tersebut. Ia justru menilai kalau mereka justru masih memiliki banyak anggaran.
“Saya belum tahu. Itu buat apa terbitin obligasi ya, kan uangnya banyak?” katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Purbaya menilai kalau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta masih sisa triliunan rupiah.
Kendati begitu Purbaya yakin kalau penerbitan obligasi daerah DKI Jakarta tidak akan membahayakan anggaran Pemda. Ia kembali mempertanyakan kenapa ada kebijakan tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut
-
Menyelimuti 55 Juta Ton Sampah dengan Geomembrane: Solusi Darurat atau Bom Waktu Berbahaya?
-
Tito Karnavian Minta Persetujuan Anggaran Rehab-Rekon Sumatera Dipercepat
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Sensasi Menembus Langit Jakarta Melalui Jalur Langit Transjakarta
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian