- Kementerian ESDM membuka peluang penurunan harga Pertamax series sesuai aturan penyesuaian awal bulan.
- Wamen ESDM Yuliot Tanjung menyatakan harga BBM mengikuti dinamika pasar global dan BPP Pertamina.
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta badan usaha menyesuaikan harga untuk melindungi rakyat dan bisnis.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi peluang penurunan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax series pada Agustus mendatang.
Sesuai Permen ESDM Nomor 20 Tahun 2021, penyesuaian harga BBM rutin dilakukan setiap tanggal 1 di awal bulan.
Sebagaimana disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, sebelumnya, pemerintah sedang mempertimbangkan menurunkan harga BBM non-subsidi.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menjelaskan bahwa penentuan harga Pertamax series mengikuti dinamika harga minyak global.
"Untuk harga Pertamax, kita mengikuti harga pasar. Untuk harga pasar, kalau kita lihat kondisi secara geopolitik, ada juga uncertainty-nya cukup tinggi. Jadi justru di pasar internasional kan harga naik," kata Yuliot saat ditemui wartawan di Gedung BRIN, Jakarta pada Selasa (28//2026).
Ia menjelaskan bahwa Kementerian ESDM akan menghitung Biaya Pokok Penyediaan (BPP) Pertamina, ditambah margin keuntungan untuk mengkaji tingkat harga keekonomiannya.
Menurutnya, Pertamina akan langsung melakukan penyesuaian apabila terdapat potensi penurunan harga rata-rata.
"Termasuk kalau potensi nanti ini harga itu secara rata-rata turun, ya tentu dari Pertamina akan menyesuaikan harga," kata Yuliot.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil mengaku pemerintah tengah membuka peluang penurunan harga BBM non subsidi. Oleh karenanya, pemerintah akan berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) dan jaringan SPBU swasta.
Baca Juga: RI Punya Harta Karun Logam Tanah Jarang 350 Ribu Ton, Dudung Ungkap PR Besar Hilirisasi
"Kami sudah mulai meminta kepada badan usaha swasta, termasuk Pertamina, untuk segera melakukan penyesuaian ketika harga minyak dunia turun," ujar Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (20/7/2026) malam.
Bahlil memastikan harga yang ditetapkan akan menjaga keberlanjutan bisnis Pertamina dan badan usaha swasta, serta tidak memberatkan masyarakat.
"Kita mencari formulasi yang bijak, yang tidak memberatkan rakyat pengguna khususnya yang nonsubsidi, ini kan porsinya sekitar 20 persen untuk saudara-saudara kita yang mampu. Tapi di sisi lain, kita juga tidak memberatkan pelaku usaha di sektor perminyakan," katanya.
Berita Terkait
-
Setelah 28 Tahun Mangkrak, Bahlil: Baru Zaman Prabowo Proyek Masela Jalan
-
Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global
-
Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM
-
Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM
-
Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!
-
The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri
-
Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II
-
Zero Tolerance to Fraud, BRI Apresiasi Langkah Kepolisian Tangkap DPO Kasus Penipuan
-
4 Pelembap Bibir dengan Kandungan Petroleum Jelly untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah
-
Mazda Akhirnya Produksi Mobil di Indonesia, CX-30 Jadi Model Pertama yang Dirakit Lokal
-
Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026
-
5 Lipstik Lokal untuk Bibir Hitam di Bawah Rp50 Ribu, Pigmentasinya Juara!
-
Merek Apparel Bandung Rabbit & Wheels Berhasil Ekspansi ke Luar Negeri
-
Luncurkan OJA 3140 di Inagritech 2026, Mahindra Dukung Mekanisasi Pertanian Nasional