Raksasa Teknologi Singapura Ikut Perluas Ekonomi Digital RI ke Kawasan ASEAN

Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:45 WIB
Ilustrasi ekonomi digital. [Pexel/Olya Kobruseva]
  • Perusahaan Singapura TOTM Technologies dan KORIKA Indonesia bekerja sama mengembangkan ekonomi digital ASEAN pada Selasa, 18 Agustus 2026.
  • TOTM Technologies membangun infrastruktur digital yang menggabungkan kecerdasan buatan, teknologi tahan kuantum, dan identitas digital lintas batas negara.
  • Kerja sama ini mendesain sistem yang aman guna mendukung perdagangan regional serta kerangka kerja ekonomi digital ASEAN.

Suara.com - Potensi ekonomi digital Indonesia bakal dibawa lebih luas hingga ke kawasan Asia Tenggara atau ASEAN lewat kolaborasi lintas batas negara.

Hal ini diimplementasikan lewat kerja sama antara perusahaan teknologi asal Singapura, TOTM Technologies Limited dengan Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA) asal Indonesia.

Group Chief Executive Officer dan Executive Director TOTM Technologies, Chan Wei Jie mengungkapkan, kolaborasi keduanya akan mendorong penerapan teknologi terbaru yang aman, bertanggung jawab, dan terpercaya di Indonesia dan Asia Tenggara.

“Kerja sama kami dengan KORIKA merefleksikan perspektif kami yang sama bahwa kolaborasi lintas batas sangatlah penting untuk membangun ekonomi digital yang lebih terhubung dan tepercaya di negara-negara ASEAN. Kami melihat kerja sama ini sebagai titik menuju Asia Tenggara yang lebih terintegrasi, yang fokus pada penerapan teknologi dan kapabilitas bersama agar mencapai hasil yang terukur," katanya, Selasa (18/8/2026).

TOTM Technologies akan membangun infrastruktur digital yang menghubungkan kecerdasan buatan (AI), quantum-safe technology, dan identitas digital, sehingga dapat memperluas cakupan program identitas nasional dan trust infrastructure lintas batas negara di kawasan regional.

Sedangkan KORIKA yang didirikan di bawah naungan Stranas KA (Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial) nantinya menyatukan lembaga pemerintahan, akademisi, industri, dan komunitas dalam bidang inovasi AI dan transformasi digital tanpa melupakan unsur keamanan.    

Kolaborasi ini mencakup tiga area. Pertama dalam bidang kecerdasan buatan (AI), yang mana kerja sama ini akan menjunjung pengembangan AI yang aman, bertanggung jawab, dan inklusif, sejalan dengan mandat nasional KORIKA dan fokus TOTM dalam hal tata kelola AI.

Kedua yaitu dalam hal infrastruktur. Kedua belah pihak akan mendesain sistem quantum-secure and identity-based blockchain yang ditujukan untuk mengantisipasi ancaman dalam bidang quantum computing di kemudian hari.

Ketiga yakni bidang perdagangan. Kerja sama ini akan membuka pertukaran kredensial digital dan data yang aman dan bersifat interoperable dalam lintas batas negara, yang masih termasuk dalam kerangka teknis dan aturan yang berlaku.

Chairman KORIKA, Hammam Riza menyebut kerja sama ini meresmikan minat dan harapan yang sama antara kedua pihak dalam mendorong kolaborasi teknologi mutakhir lintas batas negara, yang pada akhirnya akan menghubungkan ekonomi digital Indonesia yang sedang bertumbuh ke kawasan ASEAN.

“Kami sangat antusias untuk berkolaborasi dengan TOTM Technologies, khususnya dalam membawa dimensi lintas batas yang mendukung tujuan ASEAN DEFA (Digital Economy Framework Agreement). Kami yakin kerja sama ini dapat memberikan dampak konkret dan berkontribusi pada program KORIKA Impact serta pilar Keamanan AI," jelasnya.

Kolaborasi ini mengukuhkan eksistensi TOTM di Asia Tenggara, mengembangkan kerja sama yang sudah terjalin dengan PILA Group di Vietnam dalam digital trust infrastructure lintas batas, dan melanjutkan inovasi perusahaan untuk menggerakkan perdagangan dan keamanan digital tervalidasi di ASEAN.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com