Pemulihan Listrik Pascagempa Flores Difokuskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:09 WIB
Warga beristirahat di tenda posko pengungsian korban gempa bumi NTT di Lapangan Barangkolong, Reo, NTT, Senin (17/8/2026). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc]
  • PLN memprioritaskan pemulihan kelistrikan di wilayah terpencil Flores, NTT, yang terdampak gempa setelah sistem utama pulih.
  • Pulau Palue di Kabupaten Sikka dan Golo Lebo di Manggarai Timur menjadi fokus perbaikan komponen PLTS yang rusak.
  • PLN menyiagakan genset darurat dan berhasil memperbaiki sistem baterai agar aktivitas warga kembali normal secara bertahap.

Suara.com - PT PLN (Persero) mengalihkan fokus pemulihan kelistrikan ke sejumlah wilayah terpencil (isolated), yang mengalami kerusakan cukup parah pascaguncangan gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Beberapa wilayah tersebut di antaranya  Pulau Palue di Kabupaten Sikka dan Golo Lebo di Kabupaten Manggarai Timur. 

Fokus penanganan kawasan terisolasi ini dilakukan setelah sistem kelistrikan utama di daratan Flores dipastikan kembali pulih.

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK), Dwipantara Rita Triani, menyatakan bahwa pemulihan kelistrikan di wilayah terpencil menjadi prioritas perusahaan agar aktivitas masyarakat setempat dapat kembali normal.

"Setelah sistem pembangkit utama Flores kembali pulih, perhatian kami sekarang tertuju pada wilayah-wilayah isolated yang terdampak," ujar Rita dalam keterangan yang dikutip pada Selasa (18/8/2026).

Untuk Pulau Palue, dia menambahkan, sambil memperbaiki PLTS dan baterai yang mengalami kerusakan, PLN memastikan kondisi kesiapan genset sebagai pasokan sementara.

Ilustrasi PLN. [Antara]

Di Pulau Palue, guncangan gempa merusak komponen Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 760 kilowatt (kW) beserta sistem baterai penopangnya. 

PLN menyiagakan genset mobile 2x150 kW sebagai pasokan listrik darurat sambil memobilisasi personil dan peralatan perbaikan melalui jalur laut. 

Selain pembangkit, perbaikan jaringan distribusi lokal di Pulau Palue juga tengah dilakukan secara bertahap.

Sementara itu di Golo Lebo, Kabupaten Manggarai Timur, tim PLN fokus memperbaiki PLTS berkapasitas 440 kWp. 

Tercatat pada Senin (17/8/2026), dua sistem baterai yang sempat rusak telah berhasil diperbaiki dan kini siap dihubungkan kembali ke sistem PLTS guna menampung daya listrik bagi warga sekitar.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com