- PT Petrokimia Gresik mengadakan Pestani Rawit Groo Festival pada Rabu, 19 Agustus 2026 di Jawa Timur.
- Sebanyak 270 petani cabai rawit menerapkan praktik pemupukan berbasis teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
- Penerapan metode budidaya terarah tersebut berhasil meningkatkan hasil panen cabai rawit hingga 15 persen.
“Kami ingin teknologi hadir bukan sekadar sebagai alat, tetapi menjadi solusi yang benar-benar membantu petani mengambil keputusan, mengelola lahannya dengan lebih baik, dan menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi,” ujar Adit.
Sementara itu Kepala Bidang Tanaman Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Pudjiati Ningsih berharap semakin banyak petani di Jawa Timur dapat memanfaatkan program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam mendorong peningkatan produktivitas dan hasil panen.
“Saya berharap kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjaga ketahanan pangan. Melalui program ini kita bisa menjaga produktivitas dan kualitas cabai rawit,” kata dia.
Pudjiati menyampaikan, program tersebut sangat tepat sasaran dijalankan di Jawa Timur mengingat provinsi ini merupakan penghasil cabai rawit terbesar di Indonesia.
Ia pun berharap program ini dapat diaplikasikan pada komoditas lain di Jawa Timur selain cabai rawit, semangka, dan melon yang sudah dioptimalkan melalui Program Pestani.