Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya

Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:41 WIB
Ilustrasi Kartu Kredit Indonesia (KKI)
  • Bank Indonesia dan ASPI meluncurkan Kartu Kredit Indonesia berjejaring domestik untuk memperluas ekosistem digital nasional.
  • Delapan bank besar di Indonesia menerbitkan KKI ritel dengan berbagai penawaran hemat biaya serta fasilitas bebas iuran tahunan.
  • Seluruh transaksi KKI diproses secara lokal menggunakan infrastruktur Gerbang Pembayaran Nasional guna memangkas biaya operasional secara signifikan.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) secara resmi meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) sebagai instrumen pembayaran kredit berbasis jaringan domestik. Kehadiran KKI menjadi opsi alternatif pendukung konsumsi masyarakat sekaligus memperluas ekosistem digital nasional bagi para pelaku usaha.

Perbedaan paling mendasar antara KKI dengan kartu kredit konvensional berlogo Visa atau Mastercard terletak pada skema pemrosesan transaksinya.

Transaksi KKI diproses secara penuh di dalam negeri menggunakan infrastruktur Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) melalui metode QRIS Scan maupun QRIS Tap, tanpa melalui jaringan internasional.

Karena pemrosesan dilakukan secara lokal, biaya operasional pemrosesan dapat dipangkas secara signifikan sehingga bank-bank penerbit mampu menawarkan fasilitas bebas biaya atau iuran tahunan yang sangat terjangkau bagi nasabah.

Pada tahap awal peluncuran, terdapat delapan bank besar di Indonesia yang resmi menerbitkan KKI ritel dengan beragam penawaran hemat biaya:

  • Bank Central Asia (BCA): Menghadirkan BCA Kartu Kredit Indonesia versi kartu digital yang membebaskan biaya iuran bulanan maupun tahunan secara penuh, serta bebas biaya kelebihan limit (overlimit).
  • Bank Negara Indonesia (BNI): Menerbitkan BNI Kartu Kredit Indonesia dengan fasilitas gratis iuran tahun pertama tanpa syarat. Untuk gratis iuran tahun kedua, nasabah cukup melakukan minimal 1 kali transaksi pada tahun sebelumnya.
  • Bank Syariah Indonesia (BSI): Menyediakan BSI Hasanah KKI Card berbasis prinsip syariah yang membebaskan biaya keterlambatan (late charge) dan biaya overlimit, disertai patokan iuran tahunan yang sangat kompetitif.
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI): Menyediakan KKI Ritel Bank BRI dengan penawaran gratis iuran pada tahun pertama. Untuk tahun berikutnya, iuran dikenakan sebesar Rp250.000 per tahun (setara Rp20.000-an per bulan).
  • Bank Mandiri: Menerbitkan Mandiri KKI yang langsung terintegrasi dengan fitur cicilan 0 persen serta pembebasan biaya administrasi berkala sesuai regulasi BI.
  • CIMB Niaga: Menjadi penyedia KKI ritel berbasis digital yang memanfaatkan jaringan QRIS lokal tanpa dibebani biaya pemrosesan luar negeri.
  • PermataBank: Menawarkan KKI ritel digital yang terintegrasi di dalam aplikasi mobile banking, yang membebaskan biaya administrasi kartu fisik karena mengusung metode transaksi scan dan tap.
  • Bank Mega: Menerbitkan KKI ritel dengan efisiensi pemrosesan domestik guna memangkas komponen biaya bulanan reguler kartu kredit.

Integrasi pemrosesan di dalam negeri ini diharapkan dapat mempercepat literasi keuangan digital masyarakat. Bagi nasabah yang tertarik untuk memiliki fasilitas KKI, pengajuan dapat dilakukan secara langsung melalui menu kartu kredit digital pada aplikasi mobile banking dari delapan bank penerbit tersebut.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com