DSI Harus Jadi Integrated Data Center dan Pengawas, Kesuksesan Diukur dari Perbaikan Tata Kelola

Kamis, 17 September 2026 | 21:28 WIB
NEXT Indonesia Center menyarankan PT Danantara Sumberdaya Indonesia menjadi pusat data terintegrasi untuk mengatasi fragmentasi data ekspor komoditas. [Antara]
BACA 10 DETIK
  • NEXT Indonesia Center menyarankan PT Danantara Sumberdaya Indonesia menjadi pusat data terintegrasi untuk mengatasi fragmentasi data ekspor komoditas.
  • Direktur Eksekutif Christiantoko menyatakan di Jakarta pada Kamis, 17 September 2026, bahwa PT DSI harus bertindak sebagai pengawas analitik risiko.
  • Langkah penguatan tata kelola ekspor komoditas SDA strategis tersebut bertujuan untuk mendeteksi anomali transaksi serta mencegah potensi kerugian negara.

Indonesia sendiri memiliki posisi strategis dalam perdagangan sejumlah komoditas, termasuk minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), batu bara dan paduan besi (ferro alloy).

Ketiga komoditas tersebut berkontribusi sekitar 25,2 persen terhadap total ekspor Indonesia pada 2025, dengan nilai mencapai 71,1 miliar dolar AS.

Pada periode 2021–2025, Indonesia menguasai sekitar 54 persen pangsa pasar global CPO, 29 persen batu bara, dan 89 persen lignit. Sementara itu, ekspor ferro alloy Indonesia pada 2025 menguasai sekitar 45,1 persen dari total ekspor global.

Christiantoko menyampaikan besarnya nilai perdagangan tersebut juga menghadirkan tantangan dalam optimalisasi penerimaan negara dan pengawasan rantai nilai global. Salah satu indikator yang perlu mendapat pemeriksaan lebih lanjut adalah perbedaan pencatatan statistik perdagangan (mirror trade statistics) periode 2015–2024.

Data tersebut menurut dia, mengindikasikan potensi underinvoicing ekspor Indonesia sebesar 391,7 miliar dolar AS, yang didominasi batu bara dan lignit sebesar 26,4 miliar dolar AS. Sementara itu, potensi overinvoicing ekspor tercatat 248,9 miliar dolar AS, dengan CPO mendominasi sebesar 32,3 miliar dolar AS.

Christiantoko menekankan temuan misiinvoicing tersebut perlu dipandang sebagai sinyal yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dan bukan sebagai bukti terjadinya pelanggaran.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com