Emiten TAPG Fokus Bangun Fasilitas Umum dalam Pemulihan Pascabencana NTT

Jum'at, 18 September 2026 | 18:20 WIB
Petugas kesehatan berjalan di dekat tenda ruang operasi Rumah Sakit Lapangan Ruteng di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, NTT. [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj]
BACA 10 DETIK
  • Triputra Group, PCI, dan TAPG menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Flores pada 18 September 2026.
  • Penyaluran bantuan melalui TNI dan kepolisian ini menjangkau Kabupaten Sikka, Manggarai, serta Manggarai Barat.
  • Fokus bantuan selanjutnya adalah memperbaiki rumah ibadah, fasilitas kesehatan, sekolah, dan fasilitas umum yang terdampak gempa.

Suara.com - Pemulihan pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya membutuhkan penanganan pada masa tanggap darurat, tetapi juga dukungan berkelanjutan untuk mengembalikan aktivitas masyarakat.

Hal ini menjadi salah satu fokus Triputra Group, Persada Capital Investama (PCI), dan anak usahanya PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dalam merespons dampak gempa bumi yang mengguncang Flores dan sekitarnya pada 15 Agustus 2026.

Triputra Group, PCI, dan TAP menyatakan dukungan terhadap masyarakat terdampak merupakan bagian dari peran korporasi dalam proses pemulihan pascabencana.

Dukungan tersebut dilakukan secara bertahap melalui sejumlah pihak, yakni Mabes TNI, Polda NTT, YPKAAR, dan Politeknik Christo Re Maumere. Penyaluran telah menjangkau sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Barat.

Gempa NTT (ANTARA)

Direksi Triputra Group mengatakan aksi tersebut tidak hanya diarahkan untuk merespons kebutuhan masyarakat pada masa awal bencana, tetapi juga mendukung proses pemulihan.

"Pada prinsipnya, kami ingin membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan, di mana pun mereka berada. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak dan membantu proses pemulihan di NTT," ujar Manajemen Triputra Group di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Seiring penanganan bencana memasuki tahap pemulihan, dukungan selanjutnya akan diarahkan pada kebutuhan masyarakat dan fasilitas yang terdampak.

Fokus tersebut antara lain mencakup perbaikan rumah ibadah, sekolah, fasilitas kesehatan, dan fasilitas umum.

Langkah ini menunjukkan bahwa keterlibatan korporasi dalam penanganan bencana tidak hanya berhenti pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pemulihan fasilitas yang menunjang aktivitas warga.

Untuk TAP, dukungan kemanusiaan disalurkan melalui Mabes TNI di Halim dan Polda NTT di Polres Manggarai Barat, Labuan Bajo. Sementara Triputra Group dan PCI juga menyalurkan dukungan secara langsung melalui YPKAAR dan Politeknik Christo Re Maumere.

Penyaluran secara langsung tersebut telah menjangkau sejumlah lokasi terdampak di Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Barat. Bentuk dukungan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com