Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Senin, 26 Oktober 2026 | 19:52 WIB
Ilustrasi pusat perbelanjaan kini menjadi ruang promosi bagi brand lokal [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
BACA 10 DETIK
  • Pusat perbelanjaan menyediakan ruang seperti creative market dan Ekraf Booth untuk memperkenalkan produk serta membangun interaksi dengan calon konsumen.
  • Kerja sama antara pengelola mal dan Kementerian Ekonomi Kreatif melalui program Creative by Indonesia bertujuan memperkuat daya saing produk serta kekayaan intelektual lokal agar menjangkau pasar nasional dan global.
  • Kegiatan di mal membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau konsumen, tetapi data mengenai jumlah pengunjung, nilai transaksi, dan pertumbuhan omzet selama festival belum tersedia.
     
     

Suara.com - Pusat perbelanjaan atau mal kini memiliki peluang untuk berperan lebih luas, tidak hanya sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai ruang promosi bagi brand lokal dan pelaku usaha ekonomi kreatif.

Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Lippo Malls Indonesia (LMI) melalui penyelenggaraan Styles AsikFest 2026 di Lippo Mall Nusantara pada 20–25 Oktober 2026. Festival ini menghadirkan musik, fashion, gaming, kuliner, dan creative market untuk mempertemukan brand lokal dengan pengunjung.

Chief Marketing Officer Lippo Malls Indonesia, Santiwati Basuki, mengatakan Styles AsikFest merupakan bagian dari pengembangan Styles Signature Experiences yang menghubungkan pelanggan, brand, dan komunitas melalui pengalaman langsung.

"Kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif menjadi salah satu langkah nyata dalam membuka ruang yang lebih luas bagi pertumbuhan brand lokal dan industri kreatif Indonesia," ujar Santiwati di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Styles AsikFest di Lippo Mall Nusantara (Dok. Istimewa)

Salah satu agenda penting berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya meluncurkan program Creative by Indonesia di Lippo Mall Nusantara.

Program tersebut ditujukan untuk memperkuat identitas dan daya saing ekonomi kreatif Indonesia, sekaligus mendukung pengembangan produk dan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal agar mampu memperluas jangkauan pasar, baik nasional maupun global.

Kolaborasi ini juga menghadirkan Ekraf Booth dan creative market sebagai ruang promosi dan interaksi bagi brand lokal serta pelaku ekonomi kreatif. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi salah satu cara mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen secara langsung di pusat perbelanjaan.

Melalui kegiatan tersebut, pusat perbelanjaan berpotensi menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri kreatif, brand, komunitas, dan masyarakat. Bagi brand lokal, kehadiran di festival dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun interaksi dengan calon konsumen.

Meski demikian, dampak kegiatan terhadap penjualan dan omzet brand lokal belum dirinci dalam informasi yang disampaikan. Data mengenai jumlah pengunjung, nilai transaksi, dan pertumbuhan penjualan selama festival juga belum tersedia.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com