Satu Emiten Milik Hary Tanoesoedibjo dan Saham ARKO Digembok BEI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:23 WIB
Founder & Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo. [Suara.com/Yaumal]
BACA 10 DETIK
  • Bursa Efek Indonesia menghentikan perdagangan saham PT MNC Digital Entertainment Tbk mulai 27 Oktober 2026.
  • Penghentian perdagangan juga diberlakukan pada saham PT Arkora Hydro Tbk di pasar reguler dan tunai.
  • Kebijakan suspensi tersebut diambil sebagai langkah perlindungan investor akibat penurunan harga kumulatif yang signifikan.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan dua saham pada hari ini. Salah satunya, emiten milik Hary Tanoesoedibjo atau PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).

Suspensi saham MSIN mulai berlaku pada sesi pra-pembukaan perdagangan 27 Oktober 2026 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut. Penghentian perdagangan dilakukan di pasar reguler dan tunai.

Dalam keterangannya, BEI menjelaskan, alasan penghentian sementara perdagangan saham MSIN karena menyusul penurunan harga kumulatif yang signifikan. 

"Sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, mulai sesi Pra-Pembukaan tanggal 27 Oktober 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut," tulis pengumuman BEI Rabu (28/10/2026).

BEI juga mengimbau para investor dan pihak berkepentingan untuk memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Tak hanya MSIN, BEI turut menghentikan sementara perdagangan saham PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) setelah mengalami penurunan harga kumulatif yang signifikan.

Penampakan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam keterangannya, BEI menyampaikan emiten ARKO belum bisa diperdagangkan hari ini di pasar modal Indonesia.

"Sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) pada tanggal 28 Oktober 2026," tulisnya. 

BEI menjelaskan, penghentian sementara perdagangan saham ARKO dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai.

Langkah tersebut bertujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang, berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham ARKO.

Dengan adanya suspensi tersebut, perdagangan kedua saham untuk sementara tidak dapat dilakukan di pasar yang disebutkan dalam pengumuman BEI.

Investor diimbau untuk mencermati keterbukaan informasi dari masing-masing perseroan serta pengumuman Bursa sebelum mengambil keputusan investasi.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com