Rumah Murah Rp100 Juta di Purwarkarta Mulai Serah Terima Unit

Senin, 02 November 2026 | 11:21 WIB
Kawasan Hunian Warisan Bangsa Purwakarta yang tawarkan rumah murah di bawah Rp 100 juta. [Dok HWB].
BACA 10 DETIK
  • HWB Purwakarta mulai menyerahkan 1.500 unit pada 31 Oktober 2026. Sejak diluncurkan akhir 2025, penjualannya telah menembus 2.000 unit.
  • rumah tersedia dalam pilihan satu, dua, dan tiga kamar tidur. Pengembang juga menawarkan skema cicilan tertentu mulai sekitar Rp600.000 per bulan selama 40 bulan, sesuai ketentuan.
  • HWB menyediakan masjid, Balai Nusantara, ruang komunal, Griya Niaga, pusat kuliner, serta area UMKM. Kawasan ini direncanakan mampu menampung lebih dari 30.000 penduduk.

Suara.com - Masyarakat mulai memburu rumah murah belakangan ini. Salah satunya, rumah murah di Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta yang mulai memasuki tahap serah terima unit sebanyak 1.500 pada Sabtu (31/10).

Deputy COO Hunian Warisan Bangsa, I Putu Adi Sastrawan, mengatakan pengembangan HWB Purwakarta tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung kehidupan keluarga.

"Apa yang kami bangun bukan hanya rumah, tetapi lingkungan tempat keluarga dapat membangun kehidupan dan masa depan mereka. HWB Purwakarta dibangun untuk manusia, diilhami oleh komunitas, dan dibentuk untuk masa depan," ujar Putu di Jakarta, Senin (2/11/2026).

Foto udara kawasan perumahan. [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/kye]

Dari sisi penjualan, HWB Purwakarta mencatatkan lebih dari 2.000 unit telah terjual sejak diluncurkan pada akhir 2025. Pada peluncuran tahap pertama Februari 2026, lebih dari 1.000 unit juga telah terjual.

Hunian tersebut ditawarkan mulai dari Rp98 juta dengan pilihan satu, dua, dan tiga kamar tidur. Desain rumah mengutamakan fungsi ruang, pencahayaan alami, ventilasi, serta area parkir.

Selain itu, tersedia skema cicilan tertentu mulai sekitar Rp600.000 per bulan selama 40 bulan, sesuai ketentuan yang berlaku.

Seiring bertambahnya penghuni, pengembang juga menyiapkan sejumlah fasilitas untuk menunjang aktivitas masyarakat. Salah satunya Masjid Tajug Istimewa Nusantara yang diresmikan pada 30 Januari 2026.

Masjid yang berdiri di atas lahan sekitar 240 meter persegi tersebut memiliki kapasitas sekitar 150 jemaah. Selain untuk kegiatan ibadah, kawasan ini juga memiliki Balai Nusantara dan ruang komunal yang digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat.

Aktivitas seperti bazar makanan, pasar malam, musik langsung, lomba mewarnai anak, senam, tari tradisional, hingga bersepeda bersama turut digelar untuk mendorong interaksi warga sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM.

HWB Purwakarta juga mengembangkan Griya Niaga sebagai kawasan komersial. Area ini dilengkapi deretan ruko tiga lantai berukuran 4 x 12 meter yang menghadap boulevard utama selebar 16 meter.

Sejumlah fasilitas dan usaha yang telah beroperasi di kawasan tersebut antara lain Toko MAMA, FmX, Bank Nobu, serta pusat kuliner dan UMKM.

Dalam pengembangannya, HWB Purwakarta telah memperoleh pengakuan dari Indonesia Property Watch (IPW). Pada 22 September 2026, kawasan ini mendapatkan Indonesia Property Record dalam kategori Rumah Komersial (Non-Subsidi) 2 Lantai dengan Harga Paling Terjangkau se-Indonesia.

Ke depan, kawasan HWB Purwakarta direncanakan dapat menampung lebih dari 30.000 penduduk. Pengembangannya diarahkan tidak hanya untuk menyediakan hunian terjangkau, tetapi juga membangun lingkungan yang dilengkapi fasilitas sosial, ruang interaksi, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com