MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

Senin, 02 November 2026 | 16:47 WIB
Ilustrasi. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) bersiap menambah modal jumbo melalui penerbitan maksimal 10,8 miliar saham baru lewat skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) II atau private placement. Foto MBMA.
BACA 10 DETIK
  • MBMA berencana menerbitkan maksimal 10,8 miliar saham baru lewat private placement.
  • Aksi korporasi berpotensi menambah ekuitas dan modal disetor hingga 10%.
  • Laba bersih MBMA semester I-2026 melonjak 830% menjadi US$54 juta.

Suara.com - PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) bersiap menambah modal jumbo melalui penerbitan maksimal 10,8 miliar saham baru lewat skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) II atau private placement. Aksi korporasi ini berpotensi menambah ekuitas perusahaan hingga 10%.

Rencana tersebut menjadi salah satu langkah MBMA memperkuat permodalan di tengah strategi pengembangan bisnis nikel dan bahan baku baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Berdasarkan keterbukaan informasi, MBMA akan menerbitkan maksimal 10.799.541.990 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Rencana ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 Desember 2026.

Presiden Direktur Merdeka Battery Materials Teddy Nuryanto Oetomo mengatakan, aksi korporasi tersebut ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus menjaga fleksibilitas keuangan perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis jangka panjang.

Menurutnya, pelaksanaan PMTHMETD II berpotensi meningkatkan ketahanan finansial dan ekuitas MBMA melalui tambahan modal disetor hingga maksimal 10%.

"Rencana PMTHMETD II ini dilakukan sebagai penguatan struktur permodalan, menjaga fleksibilitas, mendukung strategi bisnis jangka panjang sesuai dengan mekanisme yang berlaku," jelas Teddy dalam keterangan resmi.

Langkah ini bukan kali pertama dilakukan MBMA. Pada 2024, perusahaan juga telah menggelar PMTHMETD I untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendanai ekspansi bisnis strategis.

Salah satu proyek yang dibiayai dari aksi korporasi sebelumnya adalah pembangunan pabrik High Pressure Acid Leach (HPAL) dan Feed Preparation Plant (FPP) dengan kapasitas produksi 55.000 ton Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) per tahun.

Rencana penerbitan saham baru kali ini berlangsung ketika kinerja keuangan MBMA tengah menunjukkan lonjakan laba.

Sepanjang Januari-Juni 2026, MBMA membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$54 juta. Angka tersebut melonjak sekitar 830% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$6 juta.

Peningkatan laba tersebut ditopang oleh kenaikan produksi dan penjualan bijih nikel.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com