- IPO ANDA dibayangi rekam jejak sanksi Rp1,7 miliar terhadap penjamin emisinya.
- ANDA membidik dana IPO hingga Rp316,76 miliar dengan melepas 25,10% saham.
- Henan Putihrai Sekuritas menjadi penjamin emisi ANDA dengan skema full commitment.
Suara.com - Penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) PT Andalan Artha Primanusa Tbk. (ANDA) mulai memasuki masa penawaran awal pada Kamis (5/11/2026). Namun, langkah perusahaan kontraktor pertambangan batu bara hingga nikel untuk menghimpun dana dari pasar modal dibayangi rekam jejak penjamin pelaksana emisinya, PT Henan Putihrai Sekuritas.
Henan Putihrai Sekuritas merupakan salah satu perusahaan sekuritas yang terseret dalam kasus penawaran umum perdana saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN). Dalam rincian sanksi administratif kasus IPO CUAN tahun 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan denda sebesar Rp1,7 miliar kepada Henan Putihrai Sekuritas.
Sanksi tersebut dijatuhkan berdasarkan Pasal 17 ayat (1) dan Pasal 42 ayat (1) POJK Nomor 23/POJK.01/2019. Ketentuan tersebut berkaitan dengan penerapan program antipencucian uang, pencegahan pendanaan terorisme, serta pencegahan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal di sektor jasa keuangan.
Rekam jejak tersebut menjadi perhatian tersendiri di tengah upaya ANDA mencari pendanaan dari investor publik. Pasalnya, perusahaan sekuritas yang bertugas mengawal proses IPO memiliki peran penting dalam memastikan pelaksanaan penawaran saham berjalan sesuai ketentuan pasar modal.
Meski demikian, sanksi yang diterima Henan Putihrai Sekuritas dalam kasus CUAN tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran dalam proses IPO ANDA. Namun, rekam jejak tersebut menjadi salah satu aspek yang patut dicermati investor sebelum memutuskan untuk menyerap saham yang ditawarkan.
Berdasarkan prospektus ringkas yang diterbitkan di Jakarta pada 5 November 2026, ANDA menawarkan sebanyak-banyaknya 1,676 miliar saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 25,10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Perseroan menetapkan rentang harga penawaran awal sebesar Rp158-Rp189 per saham. Dengan demikian, perusahaan berpotensi mengantongi dana segar sekitar Rp264,81 miliar hingga Rp316,76 miliar dari aksi korporasi tersebut.
Tak hanya saham, ANDA juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 239,429 juta Waran Seri I. Setiap waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham perseroan dengan harga pelaksanaan Rp695 per saham.
Dalam pelaksanaan IPO ini, Henan Putihrai Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dengan skema kesanggupan penuh (full commitment). Artinya, penjamin emisi bertanggung jawab terhadap sisa saham yang tidak terserap investor dalam penawaran umum sesuai ketentuan penjaminan.
Masa penawaran awal saham ANDA berlangsung mulai 5 November hingga 17 November 2026.