Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Sabtu, 07 November 2026 | 08:22 WIB
Aplikasi MyBluebird. [Bluebird]
BACA 10 DETIK
  • PT Blue Bird Tbk mencatatkan pendapatan Rp4,57 triliun dan laba bersih Rp474 miliar hingga September 2026.
  • Pendapatan tersebut ditopang oleh pertumbuhan bisnis taksi sebesar 11,1 persen serta segmen non-taksi sebesar 10,1 persen.
  • Perusahaan mengoptimalkan strategi multi-kanal dan persiapan armada guna menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat akhir tahun 2026.

Selain memperluas portofolio layanan, Blue Bird juga memperkuat akses pelanggan melalui strategi Multi-Channel.

Jajaran armada Bluebird. [Bluebird]

Strategi ini mengandalkan aplikasi MyBluebird, kerja sama dengan mitra pemesanan digital, serta jaringan pangkalan yang tersebar di berbagai wilayah.

Melalui pendekatan tersebut, perseroan berupaya menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus menyesuaikan ketersediaan armada dengan kebutuhan perjalanan masyarakat.

Pengelolaan armada juga menjadi bagian dari strategi efisiensi perusahaan. Hingga kuartal III 2026, keuntungan dari penjualan aset tetap meningkat 38,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Langkah ini mencerminkan upaya perusahaan mengoptimalkan siklus hidup kendaraan sekaligus menjaga produktivitas aset operasional.

Blue Bird Siapkan Strategi Hadapi Lonjakan Mobilitas Akhir Tahun

Memasuki kuartal IV 2026, Blue Bird mulai mempersiapkan kapasitas armada dan kesiapan operasional untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan transportasi masyarakat.

Momentum perjalanan akhir tahun, normalisasi aktivitas pendidikan, serta penambahan armada menjadi sejumlah faktor yang diperhitungkan perseroan untuk menangkap peluang permintaan dari berbagai segmen pelanggan.

Andre mengatakan perusahaan akan terus memperkuat kemampuan operasional dan mengembangkan layanan sesuai kebutuhan konsumen.

Dengan dukungan pengemudi profesional, armada yang terawat, serta sistem mobilitas terintegrasi, Blue Bird berupaya menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus mempertahankan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Pertumbuhan pendapatan 10,9 persen hingga September 2026 menunjukkan bahwa diversifikasi layanan menjadi salah satu penopang bisnis Blue Bird.

Ke depan, kemampuan menjaga efisiensi armada dan meningkatkan produktivitas operasional akan menjadi faktor penting dalam mempertahankan kinerja keuangan perusahaan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com