Aksi keji dilakukan sejumlah petugas kepolisian terhadap anak-anak yatim piatu di sebuah panti asuhan. Para petugas ini terekam kamera mengejar dan melakukan pemukulan kepada anak-anak yatim tersebut.
Aksi tak pantas para petugas kepolisian ini terjadi di salah satu panti asuhan yang berlokasi di Provinsi Asir, Arab Saudi.
Dalam rekaman video yang viral di laman media sosial, terlihat sejumlah petugas kepolisian berseragam cokelat tiba-tiba meringsek masuk ke dalam panti asuhan lalu mengejar para penghuni panti.
Pada video juga memperlihatkan para petugas ini lalu memukul dan menendang serta membanting sejumlah anak perempuan di dalam panti tersebut.
Sejumlah anak di panti asuhan itu terlihat ketakutan dan lari tunggang langgang saat aparat kepolisian dengan sadis melakukan aksi penganiayaan.
Terkait dengan video viral ini, pihak Gubernur Asir Pangeran Turki bin Talal al-Saud meminta aparat berwenang untuk melakukan pengusutan tuntas.
Dikutip dari laporan Middle East Monitor, para petugas kepolisian ini melakukan aksi keji kepada penghuni panti dengan menggunakan pinggang, dan tongkat.
Dari informasi yang dihimpun media lokal setempat aksi keji para petugas itu berawal dari aksi mogok makan para penghuni panti.
Aksi ini sebagai bentuk protes terkait kondisi mereka di dalam panti. Panti asuhan itu sendiri berlokasi di Khamis Muhait.
Baca Juga: Polisi Khawatir Makin Banyak Gadis Muda Australia Dijual untuk Dinikahkan
Sontak saja aja para pengguna media sosial mengecam respons brutal pasukan keamanan.
Berita Terkait
-
MF Mengaku Sering Dicabuli oleh Pimpinan Yayasan di Panti Asuhan
-
Anak Panti Asuhan di Ketapang Diduga Dicabuli oleh Pimpinan Yayasan, Sebut Ada Korban Lain yang Takut Melapor
-
7 Anak Panti Asuhan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Kerja Paksa di Kabupaten Bolaang Mongondow
-
Edy Rahmayadi Perintahkan Dinas Sosial hingga Dinas Pendidikan Segera Benahi Panti Asuhan Ade Irma Suryani
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Ahmad Sahroni: Pengendara Harley Davidson Jangan Norak!
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
3 Rekomendasi HP POCO Rp1 Jutaan 2026: Performa Ngebut, Harga Bersahabat
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman