/
Selasa, 20 September 2022 | 11:13 WIB
VAR | Suara/com

PSSI-nya Vietnam, VFF akan membuat keputusan bersejarah dengan rencana penggunaan Video Assistent Referee alias VAR di kompetisi lokal. 

Mengutip dari laporan media lokal, techz.vn, bahwa VFF telah melakukan diskusi dengan FIFA untuk penggunaan VAR ke V-League. 

"Ini menjadi batu loncatan untuk membantu Vietnam segera menyingkirkan 'mimpi buruk' wasit di turnamen internasional," tulis media lokal tersebut. 

Perfomance wasit di V-League dianggap publik sepak bola di sana semakin kontroversial. Para penggemar berharap VFF segera menghadirkan teknologi VAR ke turnamen domestik. 

"Hal ini juga menjadi prasyarat bagi Timnas Vietnam untuk tidak kaget lagi dengan beroperasinya VAR saat mengikuti turnamen internasional," tambah media lokal tersebut. 

Timnas Vietnam sendiri berkali-kali menerima keputusan yang tidak menguntungkan setelah keputusan VAR di kompetisi internasional. 

Kebiasan buruk di V-League menyebabkan para pemain timnas Vietnam beberapa kali merasakn kerugian di turnamen internasional. 

"Sejak awal V-League 2022 hingga sekarang, berkali-kali wasit membuat keputusan kontroversial, pemain seperti Duy Manh, Van Hau, Que Ngoc Hai merasakan situasi buruk,"

Sementara itu penjabat presiden VFF, Tran Quoc Tuan telah berkonsultasi dengan presiden FIFA Gianni Infantino tentang penggunaan VAR di turnamen domestik.

Baca Juga: VAR Gagalkan Kemenangan Juventus atas Salernitana

"Dalam strategi pengembangan sepak bola Vietnam dari 2012 hingga 2030, dalam fase pertama, kami mencoba semua hal, termasuk soal penggunaan VAR dan salah satu target yang belum kami capai ialah jumlah wasit FIFA," kata Tran Quoc Tuan. 

Jika V-League sudah akan bersiap untuk penggunaan VAR, bagaimana dengan kompetisi Liga Indonesia

Terkait hal ini, pada November 2021, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa tim ad hoc (tim dengan tujuan khusus) pengadaan teknologi asisten wasit video (VAR/video assistant referee) di Liga 1 akan terbentuk pada pekan pertama November 2021.

Namun, sampai kompetisi Liga 1 musim ini, penggunaan VAR belum juga bisa terlaksana. Pada April 2022, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa tim ad hoc (tim dengan tujuan khusus) pengadaan teknologi asisten wasit video (VAR/video assistant referee) di Liga 1 akan terbentuk pada pekan pertama November 2021.

Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno mengatakan bahwa pemakaian VAR dalam waktu ekat itu sangat sulit diterapkan.

Bahkan untuk bisa memakai VAR di musim depan ini sangat tidak memungkinkan karena butuh banyak proses.

Menurutnya masalahnya tak hanya pada dana saja, tetapi untuk Sumber Daya Manusia (SDM) juga sejauh ini masih kurang.

Load More