PSSI-nya Vietnam, VFF akan membuat keputusan bersejarah dengan rencana penggunaan Video Assistent Referee alias VAR di kompetisi lokal.
Mengutip dari laporan media lokal, techz.vn, bahwa VFF telah melakukan diskusi dengan FIFA untuk penggunaan VAR ke V-League.
"Ini menjadi batu loncatan untuk membantu Vietnam segera menyingkirkan 'mimpi buruk' wasit di turnamen internasional," tulis media lokal tersebut.
Perfomance wasit di V-League dianggap publik sepak bola di sana semakin kontroversial. Para penggemar berharap VFF segera menghadirkan teknologi VAR ke turnamen domestik.
"Hal ini juga menjadi prasyarat bagi Timnas Vietnam untuk tidak kaget lagi dengan beroperasinya VAR saat mengikuti turnamen internasional," tambah media lokal tersebut.
Timnas Vietnam sendiri berkali-kali menerima keputusan yang tidak menguntungkan setelah keputusan VAR di kompetisi internasional.
Kebiasan buruk di V-League menyebabkan para pemain timnas Vietnam beberapa kali merasakn kerugian di turnamen internasional.
"Sejak awal V-League 2022 hingga sekarang, berkali-kali wasit membuat keputusan kontroversial, pemain seperti Duy Manh, Van Hau, Que Ngoc Hai merasakan situasi buruk,"
Sementara itu penjabat presiden VFF, Tran Quoc Tuan telah berkonsultasi dengan presiden FIFA Gianni Infantino tentang penggunaan VAR di turnamen domestik.
Baca Juga: VAR Gagalkan Kemenangan Juventus atas Salernitana
"Dalam strategi pengembangan sepak bola Vietnam dari 2012 hingga 2030, dalam fase pertama, kami mencoba semua hal, termasuk soal penggunaan VAR dan salah satu target yang belum kami capai ialah jumlah wasit FIFA," kata Tran Quoc Tuan.
Jika V-League sudah akan bersiap untuk penggunaan VAR, bagaimana dengan kompetisi Liga Indonesia?
Terkait hal ini, pada November 2021, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa tim ad hoc (tim dengan tujuan khusus) pengadaan teknologi asisten wasit video (VAR/video assistant referee) di Liga 1 akan terbentuk pada pekan pertama November 2021.
Namun, sampai kompetisi Liga 1 musim ini, penggunaan VAR belum juga bisa terlaksana. Pada April 2022, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa tim ad hoc (tim dengan tujuan khusus) pengadaan teknologi asisten wasit video (VAR/video assistant referee) di Liga 1 akan terbentuk pada pekan pertama November 2021.
Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno mengatakan bahwa pemakaian VAR dalam waktu ekat itu sangat sulit diterapkan.
Bahkan untuk bisa memakai VAR di musim depan ini sangat tidak memungkinkan karena butuh banyak proses.
Berita Terkait
-
Blak-blakan Video Wasit Thoriq Alkantiri Akui Sepak Bola Indonesia Butuh VAR, Ini Penjelasannya
-
AS Roma Dipermalukan Fiorentina, Jose Mourinho Salahkan VAR
-
PSSI Cari Sponsor untuk Pengadaan VAR
-
Biaya VAR Rp80 Miliar untuk Satu Lapangan, PSSI Pilih Tambah Asisten Wasit di Kompetisi Musim Depan
-
PSSI Belum Akan Terapkan Teknologi VAR Musim Depan, Anggarannya Terlampau Besar
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan