Publik dibuat gagal fokus dengan ketampanan dari salah satu pengacara terdakwa Brigjen Hendra Kurniawan pada lanjutan sidang kasus pembunuhan Brigadir J di PN Jakarta Selatan, Kamis (20/10/2022).
Ialah Sangun Ragahdo Yosodiningrat atau sering disapa dengan Aga, salah satu tim pengacara terdakwa Hendra Kurniawan yang bikin publik gagal fokus.
Wajah tampan Aga beberapa kali disorot kamera dan mendapat banyak komentar dari netizen di laman media sosial.
Dari namanya, Aga memang putra dari pengacara senior Henry Yosodiningrat, yang juga tim kuasa hukum Brigjen Hendra Kurniawan.
Aga tak hanya punya modal tampan, otakanya juga moncer. Mau bukti? Pada usia 25 tahun, Aga berhasil meraih gelar S3 pada 1 April 2021.
Aga sendiri merupakan anak dari Henry Yosodiningrat dengan artis era 80-an, Yayuk Suseno. Yayuk sendiri merupakan salah satu artis yang cukup populer.
Salah satu film yang dibintangi oleh Yayuk ialah Aladin dan Lampu Wasiat. Saat itu Yayuk adu akting dengan Rano Karno.
Kembali ke Aga. Ia diketahui bersekolah di SMA Taruna Nusantara kemudian melanjutkan Pendidikan S1 di Universitar Pelita Harapan.
Ia melanjutkan S2 di Universitas Trisakti dan kemudian melanjutkan S3 di Erasmus University Rotterdam.
Sangun Ragho Yosodiningrat masih sangat muda dan memiliki paras yang pastinya memikat hati kaum Hawa.
Berita Terkait
-
Jaksa Tanggapi Langsung Eksepsi Bripka RR, Sidang Pembunuhan Brigadir J Dilanjut Sore Ini
-
Pakar Psikolog Forensik Beberkan Bahaya 'Relasi Kuasa' Ferdy Sambo yang Mampu Pengaruhi Nalar Bawahannya
-
Momen Ferdy Sambo Bersalaman dengan Kawan Lama Jelang Sidang di PN Jaksel
-
Minta Waktu 3 Jam Ke Hakim, Jaksa Susun Tanggapaan Atas Eksepsi Kuat Ma'ruf
-
Brigjen Hendra Kurniawan Tebar Senyum Saat Sidang Perdana Kasus Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati
-
Komentar Bojan Hodak soal Debut 3 Menit Dion Markx, Singgung Posisi dan Asal Kompetisi
-
Menu Spesial Ramadan: Ketika Takjil Masjid Lebih Bergizi
-
Menko Zulhas Ungkap Proyek Waste-to-Energy Besutan Danantara Cuma Beresin 20 Persen Masalah Sampah
-
Saraswati Fellowship Wisuda Angkatan Pertama: 30 Perempuan Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
-
IHSG Meroket di Awal Pekan ke Level 8.300, 484 Saham Cuan
-
Lisnawati Cari Keadilan untuk Nizam: Dulu Disiksa Suami, Kini Anak Diduga Tewas di Tangan Ibu Tiri
-
Bojan Hodak: Saya Tidak Melihat Gol, Saya Membutuhkan Kemenangan
-
Apa Niat Salat Tarawih dan Witir Sendiri? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
-
Lorong Menuju Laut: Perlawanan Perempuan Sangihe Melawan Korporasi dalam Novel Dian Purnomo