Rekam jejak hooligan Inggris sebagai pelaku rusuh di laga sepakbola sudah tak ada yang bisa menyangkal.
Saat perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia, Vladimir Putin sempat mengingatkan hooligan Inggris akan tidak banyak bertingkah di Rusia.
Tak hanya Putin, saat itu sejumlah kelompok ultras Rusia juga berikan ultimatim kepada hooligan Inggris.
Mereka mengancam hooligan Inggris untuk tidak membuat tindakan yang meresahkan penonton dan warga Rusia saat perhelatan Piala Dunia 2018.
Hooligan Argentina
Selanjutnya ialah kelompok hooligan asal negeri Lionel Messi, Argentina. Pada Piala Dunia 2022, sebanyak 6000 suporter dilarang untuk datang ke Qatar.
Pada Piala Dunia 2018, sebanyak 3000 hooligan asal Argentina tidak diberi izin untuk menonton langsung laga Tim Tango di Rusia.
3000 orang itu dicurigai memiliki potensi besar untuk berbuat rusuh di Negeri Berung Merah tersebut.
Nah, di Piala Dunia 2022, langkah antisipasi diambil oleh pemerintah Argentina dengan melarang 6000 suporter mereka.
"Mereka dimasukkan ke daftar cekal karena termasuk dalam "barras" (suporter yang gemar rusuh), dan yang ikut dalam tindakan kekerasan, seperti organisasi terlarang 'trapitos' (bisnis ilegal di jalanan) dan yang berutang karena korban perceraian orang tua." kata Menteri Kehakiman dan Keamanan Buenos Aires, Marcelo D'Alessandro.
Hooligan Rusia
Terakhir tentu saja kelompok hooligan Rusia. Hooligan Rusia dikenal sebagai salah satu kelompok suporter di sepakbola yang siap untuk adu fisik di momen tertentu.
Tidak seperti banyak hooligan lain pada umumnya, hooligan Rusia lebih senang untuk adu fisik dengan tangan kosong. Istilah 'open fight' bakal mereka lontarkan ke kelompok hooligan Inggris yang bakal datang ke Qatar.
Berita Terkait
-
Profil Sepp Blatter, Eks Presiden FIFA yang Ngaku Salah Tunjuk Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022
-
Timnas Jepang Bawa Kiper dengan Kebobolan Terbanyak ke Piala Dunia Qatar, Kena Cibir Netizen
-
5 Fakta Menarik Elkan Baggott, Pemain Indonesia yang Cetak Sejarah di Liga Inggris
-
Prediksi Piala Dunia 2022: Ronaldo Raih Golden Ball, Harry Kane Pertahankan Golden Boot
-
Menpora: Event Selain Piala Dunia U-20 di SUGBK Tergantung FIFA
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Epik Belgia Hancurkan Mimpi Senegal Lewat Gol Penalti Menit 120+5!
-
Gemilang Bareng Maroko di Piala Dunia 2026, Ismael Saibari Direkrut Bayern Munchen Rp950 Miliar!
-
Jadi Pahlawan Inggris atasi Kongo, Harry Kane Pilih Rendah Hati Jelang Lawan Meksiko
-
Brace Harry Kane Bawa Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
BRI Tegaskan Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif, Apresiasi Langkah Cepat Polda Sumsel
-
Bank Sumsel Babel Borong 6 Penghargaan Infobank 2026, Pertahankan Predikat Layanan Terbaik
-
Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal
-
Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti
-
Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM
-
Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!