Sepanjang berlangsungnya Piala Dunia tercatat sejumlah negara berhasil menjajal event terakbar di dunia.
Ada yang memukau dan buat kejuatan dan banyak juga hancur lebur seperti prediksi banyak orang. Indonesia misalnya sewaktu masih bernama Hindia Belana di Piala Dunia 1938 langsung tersingkir setela dihancurkan Hungaria.
Begitu juga dengan Kuba yang sama-sama dengan Hindia Belanda lakoni laga debut di Piala Dunia 1938. Tapi Kuba masih lebih baik tersingkir di babak perempatfinal di tangan Swedia. Sebelumnya Kuba mampu kalahkan Rumania lewat drama adu penalti setelah di waktu normal bermain imbang 3-3.
Inggris yang mengusung football its coming home di Piala Dunia 2018 ini juga alami nasib tak mengenakkan saat jalani debut di Piala Dunia 1950. Inggris tersingkir di babak fase grup. Inggris disingkirkan Spanyol di babak fase grup.
Saat sepakbola masih tradisional, tercatat hanya Italia (di luar Uruguay pada Piala Dunia 1930) yang mampu kejutkan banyak pihak setelah jalani debut di Piala Dunia 1934 dan keluar sebagai juara Piala Dunia. Di era modern, mungkin bisa dikatakan hanya Kroasia sebagai tim debutan terbaik di Piala Dunia.
Prestasi itu ditorehkan negara pecahan Yugoslavia saat jalani debut di Piala Dunia 1998. Di Prancis, nama Kroasia 20 tahun silam begitu harum. Pecinta sepakbola saat itu yang awalnya tidak familiar dengan nama-nama seperti Mario Stanic, Dario Simic, Robert Jarni, Igor Tudor, Slaven Bilic, Silvio Maric hingga sang pelatih, Miroslav Blazevic mulai mencari tahu sepak terjang mereka.
Wajar saja Kroasia saat itu datang ke Kroasia hanya dengan 'modal' dua pemain besar mereka, Boban yang sudah besar di AC Milan, dan Davor Suker yang bela Real Madrid. Kroasia pun datang ke Piala Dunia 1998 dengan status tak dianggap.
Gebrakan tim kuda hitam
Seolah ingin membalikkan prediksi semua orang saat itu, tim Kroasia pun mulai tunjukkan tajinya di pertandingan pertama. Tergabung di grup H bersama Jepang, Argentina, dan Jamaika, Kroasia seperti dikutip dari fifa.com catatkan kemenangan atas Jamaika dengan skor 3-1.
Di laga kedua, Kroasia juga bertemu tim debutan lainnya, Jepang. Diprediksi bakal raih imbang, Kroasia malah raih poin penuh setelah gol tunggal Davor Suker pada menit ke-77. Kroasia pun lolos ke babak 16 besar.
Sayangya berbeda dengan Timnas Kroasia saat ini, Kroasia 1998 di laga terakhir dengan Argentina justru menyerah 1-0. Lolos ke babak 16 besar sebagai runner up, Kroasia bertemu Rumania yang secara jam terbang lebih berpengalaman di Piala Dunia.
Publik memprediksi langkah Kroasia akan berakhir di tangan Rumania. Apalagi Rumania saat itu diperkuat oleh Gheorghe Hagi dan sejumlah generasi emas mereka seperti Dan Petrescu, Gabriel Popescu, Viorel Moldovan hingga Andrian Ille.
Kembali Kroasia membalikkan prediksi banyak orang dengan mampu memetik kemenangan. Gol tunggal Suker lewat titik putih di injury time babak kedua membawa Kroasia cetak sejarah baru lolos ke perempatfinal.
Juara Ketiga Piala Dunia 1998
Di babak perempatfinal, Kroasia harus bertemu favorit juara, Jerman. Kembali publik saat itu menjagokan Jerman. Jerman saat itu juga diisi oleh pemain seperti Jurgen Klinsmann dan Oliver Bierhoff, namun kembali prediksi di atas kertas tak berlaku bagi Kroasia.
Tag
Berita Terkait
-
Hadapi Prancis, Timnas Indonesia U-19 Diprediksi Bakal Terkendala Fisik
-
Qatar Diprediksi Kebanjiran Pelanggar Hukum Syariah Piala Dunia 2022, dari Larangan Miras Hingga Seks di Luar Nikah
-
Timnas Indonesia U-19 Kalah Dua Gol Tanpa Balas, Muhammad Ferarri Beberkan Kelemahan Garuda Nusantara
-
KERAS! Dua Lipa Tolak Tampil di Acara Pembukaan Piala Dunia 2022 karena Catatan Buruk Hak Asasi Manusia Qatar
-
Marc Klok Prediksikan Tim Ini Bakal Jadi Juara Piala Dunia Qatar 2022
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui