Rumor panas soal perceraian Syahrini dan Reino Barack terus bergulir bak bola salju. Di media sosial tak sedikit yang ungkap mengenai isu perceraian ini.
Munculnya isu perceraian Syahrini diduga datang dari keluarga Reino Barack. Terbaru seperti dikutip dari hops.id (jaringan Suara.com), ramai dibicarakan tudingan Syahrini yang minta harta gono gini.
Hal ini diungkap oleh sosok yang diduga seorang staff keluarga Reino, percakapan itu pun menyebar di media sosial.
"Enggak gampang, kalau aku denger dari selentingan teman-teman Bu Mer, minta rumah dan nafkah perbulan lumayan kok," tulisnya.
Sosok ini kemudian menjelaskan bahwa pihak keluarga Reino tak mau adanya harta gono gini.
"Jadi masalahnya adalah ternyata kan enggak ada harta gono gini dan penghasilan," jelasnya.
Soal alasan itu, lebih pada apa yang didapat saat Reino dan Syahrini sudah berumah tangga.
"Ya bener, karena kalau ajukan dua itu dasarnya kan harta yang didapat selama nikah," tambahnya.
"Kalaupun gugatan nafkah, perhitungannya berapa persen dari THP suami," sambungnya.
Baca Juga: Hadir di Pernikahan Kaesang, Megawati Ajak Jan Ethes Tanding Basket: Bilang Sama Mbah Jokowi
"Besaran jumlah nafkah yang diberikan biasanya adalah 1/3 dari jumlah penghasilan suami ketika proses perceraian,"
Meski Syahrini dan Reino Barack tetap bagikan foto kemesraan mereka, hal ini tak bisa menutup isu keretakan rumah tangga mereka.
Berita Terkait
-
Beda Level? Luna Maya Belanja Pakai Black Card, Syahrini Pakai Silver Card
-
Lagi, Syahrini Disebut Bikin Kesal hingga Ayah Reino Barack Tak Bernafsu...
-
Geger Lagi! Foto Lawas Syahrini Bersama Kim Hawt Kembali Viral
-
Ibu Reino Barack Mulai Jengah, Syahrini Tak Diajak Kumpul Keluarga Lagi?
-
Reino Barack Akui Sering Pergoki Syahrini di Pojokan Kamar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026