Jumlah harta kekayaan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo tengah jadi sorotan. Diketahui dari data LHKPN, Menpora Dito punya harta mencapai Rp298,51 miliar.
Jumlah ini sangat fantastis dengan ukuran Menpora Dito yang masih sangat muda. Angka harta Dito ternyata diketahui bersumber dari pemberian orang tua.
"Ini menjadi ramai mungkin karena fantastis angkanya dan saya masih muda, namun kita kan tidak bisa milih lahir dari mana," kata Dito seperti dikutip dari Suara.com
Lantas siapa orang tua Menpora Dito? Menpora Dito Ariotedjo adalah anak bungsu dari pasangan Arie Prabowo Ariotedjo dengan Arti Laksmigati.
Dito punya dua kakak, Aryo Prakoso Ariotedjo dan Mesty Ariotedjo. Ayah Dito, Arie Prabowo pada 7 Juni 2023 sempat dipanggil KPK sebagai saksi untuk kasus kasus korupsi PT Aneka Tambang (Antam) dan PT Loco Montrado pada 2017.
Dikutip dari laporan Suara.com, Arie Prabowo kelahiran 15 Maret 1960 yang dikenal sebagai pebisnis pertambangan.
Arie Prabowo pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Antam Tbk pada 2017. Jabatan tersebut diembannya setelah terpilih dalam Rapat umum Pemegang Saham (RUPS) untuk menggantikan Tedy Badrujaman.
Arie Prabowo juga pernah jabat Direktur Utama PT Bukit Asam. Sebelumnya, Arie menjadi Direktur Niaga PT Bukit Asam (Persero) Tbk dan Presiden Director PT Medco Energi Mining International.
Arie juga pernah menjabat sebagai Managing Director PT Medco Energi Mining International. Jabatan Managing Director PT Duta Tambang Rekayasa juga pernah diembannya.
Baca Juga: Masalah Lagi, 4 Fakta Panji Gumilang Diduga Gelapkan Uang Zakat di Al Zaytun
Arie Prabowo juga pernah menjabat sebagai Managing Director PT Duta Tambang Sumber Alam. Kemudian jabatan sebagai Managing Director dan Director PT Medco Mining juga pernah dipercayakan padanya.
Arie Prabowo sendiri anak dari Sri Bima Ariotedjo, mantan duta besar RI di Filipina era Soeharto. Sri Bima Ariotedjo ini pernah menjabat sebagai Danjen Sekolah Staf Komando AU (Seskau).
Berita Terkait
-
Aset Dito Ariotedjo yang Berasal dari Hadiah Capai Rp162 Miliar
-
Beri Hadiah Aset Senilai Miliaran Rupiah, Siapa Orang Tua Menpora Dito Ariotedjo?
-
Harta Kekayaannya Jadi Sorotan, Menpora Dito Ariotedjo: Kita Tidak Bisa Milih Lahir dari Mana
-
Mengintip Isi Garasi Menpora Dito Ariotedjo, Ada Mobil Hadiah yang Bikin KPK Kaget
-
Kagetnya KPK Lihat LHKPN Menpora: Nilainya Fantastis, Harta Berupa Hadiah Lebih Banyak
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional