Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo baru saja menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
LHKPN itu disetorkan pada KPK tertanggal 12 Juli 2023. Ini merupakan laporan harta kekayaan pertama yang diserahkan Dito sejak menjabat sebagai Menpora.
Adapun total harta kekayaan yang dilaporkan Dito pada KPK nilainya fantastis, yakni Rp282 miliar. Namun ada yang membuat KPK terkejut.
Lebih dari setengah harta kekayaan yang dilaporkan oleh Dito disebut sebagai hadiah, yang berupa 1 unit mobil nilainya nyaris Rp1 miliar dan 4 buah rumah yang bernilai mencapai Rp162 miliar.
Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan menilai, kategori hadiah dalam LHKPN tak lazim dan belum pernah ditemui selama ini.
"Kita belum lihat hadiahnya dari siapa kan. Kita juga nggak tahu ini salah kasih nama hadiah sebenarnya warisan atau hibah nggak tahu kita. Karena istilah hadiah kan kita kaget juga," kata Pahala Nainggolan pada awak media di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2023).
Hal ini lantas mengusik rasa penasaran publik, seperti apa sebenarnya isi garasi milik Dito Ariotedjo yang disebut terdapat 1 unit mobil hadiah? Berikut ulasannya.
Harta kekayaan Dito Ariotedjo yang dilaporkan KPK secara keseluruhan berjumlah Rp282 miliar yang terdiri dari berbagai aset.
Khusus alat transportasi dan mesin, Dito mencantumkan tiga kendaraan dalam LHKPN yang semuanya berjenis mobil.
Baca Juga: Fantastis! Anggaran Piala Dunia U-17 Bertambah Ratusan Miliar, Ini Delapan Stadion Yang Akan Dipakai
Adapun tiga kendaraan yang tersimpan dalam garasi Dito adalah sebagai berikut.
- Mobil Toyota Fortuner VRZ tahun 2020, hasil sendiri, senilai Rp 480.000.000
- Mobil Toyota Alphard 2.5 G tahun 2019, hadiah, senilai Rp 900.000.000
- Mobil Hyundai Ioniq 5 tahun 2022, hasil sendiri, senilai Rp 800.000.000
Jika ditotal, harga ketiga mobil tersebut yakni Rp2.180.000.000. Selain mobil, sebagian besar harta milik Dito adalah tanah dan bangunan.
Dalam LHKPN ia melaporkan lima bidang tanah dan bangunan senilai Rp187.595.355.600. Sejumlah empat bidang tanah di antaranya dilaporkan sebagai hadiah.
Terkait dengan harta kekayaan Dito yang diakui sebagai hadiah, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan menyatakan akan menelusuri asal usul harta tersebut, termasuk dari mana asalnya.
Hasil penelusuran menegani harta kekayaan milik Menpora itu nantinya akan dilaporkan kepada pimpinan KPK sebelum diungkap ke publik.
Menurut dia, tidak tertutup kemungkinan penelusuran tersebut akan berlanjut ke penyelidikan, jika memang diperintahkan oleh pimpinan KPK.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Fantastis! Anggaran Piala Dunia U-17 Bertambah Ratusan Miliar, Ini Delapan Stadion Yang Akan Dipakai
-
Kagetnya KPK Lihat LHKPN Menpora: Nilainya Fantastis, Harta Berupa Hadiah Lebih Banyak
-
Akhiri Polemik JIS dan Pemilihan Stadion, PSSI Minta FIFA Segera ke Indonesia
-
Sudahi Polemik Pemilihan Venue Piala Dunia U-17 2023, Menpora Minta PSSI Hadirkan FIFA
-
PSSI Minta FIFA Segera ke Indonesia, Akhiri Polemik Pemilihan Stadion Piala Dunia U-17 2023
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus