Aksi berani ditunjukkan presiden klub Swiss, St. Gallen, Matthias Hüppi menghadapi suporternya yang mengamuk pasca kekalahan di Piala Liga Swiss.
St Gallen harus mengakui keunggulan FC Lugano di final Piala Liga Swiss pada 29 Juli 2023. Saat itu, St Gallen menyerah dengan skor 1-0 lewat gol Zan Celar pada menit ke-70.
Ini jadi dua kekalahan beruntun St Gallen di Piala Liga Swiss. Sekaligus membuat klub tersebut puasa gelar selama 29 tahun.
Tak terima dengan hasil buruk tersebut, sejumlah suporter St Gallen kemudian turun ke lapangan dan protes kepada pemain, pelatih dan manajemen klub.
Aksi berani kemudian ditunjukkan oleh presiden klub Matthias Hüppi. Ia tak memilih kabur dari stadion, namun langsung bertemu dengan para suporter di tengah lapangan.
Huppi berusaha mendengar dan menenangkan para suporter yang kecewa dengan hasil buruk St Gallen.
Dalam video yang beredar di laman sosial media, tampak sejumlah suporter yang mengenakkan penutup wajah dan emosi diajak berdialog oleh Huppi di tengah lapangan.
Tampak gestur Huppi meminta maaf kepada seorang suporter yang terlihat sangat emosi tersebut. Huppi mendatangi langsung para suporter tersebut dan mendengarkan apa keluhan suporter.
"Fans sedih, tapi tidak agresif, saya mencoba menenangkan mereka, memberi kepercayaan, klub milik bersama, Anda harus mencoba mendengarkan mereka," ucap Huppi seperti dilihat dari postingan akun @X_li64
Baca Juga: Wow! Ternyata Pertandingan Kandang PSM Makassar di BRI Liga 1 Bisa Ditonton Lewat Gunung, Benarkah?
Untungnya berkat keberanian Huppi turun langsung bertemu suporter yang marah, tidak ada hal yang diinginkan dari perisitwa tersebut.
"Berkat dialog yg umumnya konstruktif berdasarkan rasa saling percaya dengan mayoritas suporter, saya dapat mengendalikan situasi," jelas Huppi.
Aksi presiden klub Swiss ini pun jadi viral di laman sosial media. Sejumlah netizen di Twitter kemudian menantang pemilik klub di Liga Indonesia juga punya nyali melakukan hal sama seperti Huppi.
Berita Terkait
-
Ade Bhakti Banjir Pujian Usai Tak Lagi Jadi Camat, Tampil Keren dengan Seragam Barunya: Tidak Usah Grundel!
-
Tertangkap CCTV, Warga Sebar Uang di Jalan Tengah Malam, Warganet Ketar-ketir: Cari Tumbal?
-
Viral Lomba Berkuda Ala Vegan Gak Pakai Kuda Asli di Finlandia, Gimana Caranya?
-
Aksi Selebgram Oklin Fia Makan Es Krim di Depan Kemaluan Pria Bikin Publik Murka: Report Akunnya
-
Bikin Konten Jilat Es Krim dengan Vulgar, Selebgram Oklin Fia Bikin Netizen Geram
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
10 Lagu Piala Dunia Terbaik Sepanjang Massa, Nomor Dua Masih Favorit Dunia
-
Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-diam Membentuk Hidupmu
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Melawan AI, Naoki Urasawa Rilis Manga Baru Bertema Eksistensi Manusia!
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit