20 tahun lalu nama Indonesia sempat jadi sorotan dunia internasional. Hal ini tak lepas dari viralnya kasus orang utan bernama Pony yang dijadikan pekerja seks komersil (PSK).
Akun Twitter @jellypastaa membuat thread tentang kisah Pony ini pada Sabtu 12 Agustus 2023. Kisah Pony memang sempat buat geger publik Indonesia pada 2003.
Saat itu, orang utan bernama Pony dijadikan PSK di sebuah rumah bordil di Kareng Pangi, Kalimantan Tengah. Primata ini bahkan memiliki tarif.
Pony seperti dikutip dari berbagai sumber, mendapat bayaran sebear Rp35-37 ribu saat jadi PSK. Pony menjadi PSK di rumah bordil itu ternyata sudah dipersiapkan oleh pemilik tempat haram tersebut.
Pony dilatih oleh merayu setiap laki-laki yang datang ke rumah bordil tersebut. Tidak hanya itu, Pony juga kerap dipakaikan cincin dan kalung.
Bulu-bulu di tubuh orang utan itu bahkan dicukur habis. Ia kemudian diberikan parfurm agar bisa menarik perhatian laki-laki hidung belang saat datang ke rumah bordil tersebut.
"terus, bulu pony dicukur setiap harinya dan berulang kali diperkos* oleh pria yg mengunjungi rumah bordil.
pony jg dipaksa memakai perhiasan, parfum dan belajar berputar saat pria mendekat.
karena bulunya dicukur, akibatnya pony sering digigit nyamuk yg bikin kulitnya iritasi," cuit akun @jellypastaa
Cerita miris Pony ini pun akhir terdengar pihak terkait. Namun bukan perkara mudah bagi regu penyelamat membawa Pony pergi dari rumah bordil tersebut.
Pemilik rumah bordil dan warga sekitar melawan saat Pony saat akan diselamatkan. Bahkan warga sampai menondongkan senjatan dan pisau yang dilumuri racun untuk halau petugas.
Setelah lalui negosiasi yang alot, tim yang membawa 35 polisi bersenjata lengkap berhasil membawa Pony dari rumah bordil tersebut.
Pony kemudian ditempatkan di Nyaru Menteng pada 13 Februari 2003.
"Cukup lama pony direhabilitasi, dia trauma berat dengan apa yang dialami.
malah setiap kali ibu mucikarinya berkunjung, pony bisa menjerit dan buang air besar," sambung akun @jellypastaa.
Berita Terkait
-
Duh! Mahfud MD Bagikan Informasi Ada Alquran Salah Cetak Huruf di Surat Al Kahfi, Publik: Itu Kasus 2022, Prof
-
Merinding, Suara Dentuman Bawah Tanah di Sumenep Viral: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kronologi Siswi SMK di Trenggalek Dipaksa Threesome, Video Pemerkosaan Disebar hingga Viral
-
Bejat! Viral Pedagang Keliling Diduga Lakukan Pelecehan ke Anak SD, Aksinya Terekam CCTV
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
Terkini
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Dari Jalanan ke Sawah, Kisah Petani Punk Gunungkidul yang Kini Pasok Dapur MBG
-
Minyakita Langka di Makassar? Bulog Buka Gerai Khusus di Pasar
-
Transforming Spaces with Canvas Prints: A Complete Guide
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry
-
BBRI Loyal Bagikan Dividen, Target Harga Saham Meroket
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik