1 tahun lalu, 1 Oktober 2022 pecah tragedi di sepak bola Indonesia. Pertandingan BRI Liga 1 antara Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan berakhir menyisakan kesedihan mendalam.
135 orang tewas di Stadion Kanjuruhan. Satu berlalu, tragedi Kanjuruhan, keluarga korban masih menuntut keadilan. Suara-suara dari publik untuk tragedi ini diusut tuntas banyak didengungkan.
Tuntutan keadilan untuk keluarga korban juga disuarakan oleh suporter asing. Suporter di Liga Swedia misalnya membentangkan spanduk yang bertuliskan, "JFT 135 DE KANJURUHAN"
Spanduk ini dibentangkan ultras Degersfors saat laga tandang melawan Sirius di lanjutan Liga 1 Swedia.
Hal sama juga dilakukan oleh ultras FC Carl Zeiss Jena, klub yang bermain di Regionalliga Grup A. Pada pertandingan kemarin, ultras Carl bentangkan spanduk besar untuk korban tragedi Kanjuruhan.
Postingan dari akun @tribunmelawan juga memperlihatkan banyaknya solidaritas dari suporter asing untuk korban tragedi Kanjuruhan.
Ultras Taranto FC 1927, klub Italia juga membentangkan spanduk berisi pesan soal tragedi Kanjuruhan di ruang-ruang publik.
Ultras klub Italia lainnya, Campobasso fc juga melakukan hal sama dengan memperlihatkan spanduk bertuliskan, "Justice for the 135 victims of Kanjuruhan"
Hanya enam orang yang didakwa atas tragedi ini, meskipun pemerintah melalui TGIPF telah berjanji untuk menambah terdakwa selama proses investigas berlangsung.
Baca Juga: 'Anak Saya Mati' Teriak Ibu Korban Tragedi Kanjuruhan, Aparat Malah Bentak: Jangan Macam-macam!
Terlepas dari hasil fakta temuan tim independen yang menemukan tabung gas air mata di dalam tribun penonton, kejaksaan menyatakan bahwa "angin yang bersalah" atas kematian pada tragedi. Dua polisi dibebaskan karena alasan ini.
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Comeback, Jaimerson Xavier dan Alexis Messidoro Absen Lawan Persikabo 1973
-
Persib Bandung Menang Telak 5-0 Atas Persita Tangerang, Bojan Hodak Tak Menduga
-
Erick Thohir Usahakan Transformasi Suporter Indonesia Berjalan Lebih Cepat
-
Berikut Klasemen dan Top Skorer BRI Liga 1 2023/2024 Usai Persib Libas Persita
-
Blunder Kiper Lawan Beri Borneo FC Kemenangan atas Madura United
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak