Suara.com - Tim tuan rumah Persija harus berbagi angka 1-1 dengan tamunya, Sriwijaya FC, pada pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013/2014 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (9/3/2014).
Meski tidak menang, tim berjulukan Macan Kemayoran mampu mempertahankan tren positif, karena belum mengalami kekalahan. Tim asuhan Benny Dolo itu pun saat ini berada di posisi empat klasemen Grup 1, dengan delapan poin dari empat pertandingan yang sudah dijalani.
Persija yang memiliki waktu jeda bertanding cukup panjang, berusaha tampil dominan di depan pendukung setianya yaitu Jakmania. Turun dengan formasi terbaik, mereka langsung berusaha menguasai jalannya pertandingan. Namun ternyata, tidak mudah bagi Ismed Sofyan dan kawan-kawan membongkar pertahanan tim yang berjulukan Laskar Wong Kito itu.
Ketatnya pertahanan Sriwijaya, seperti dilaporkan Antara, membuat tekanan Persija terhalang. Satu peluang di babak pertama sebenarnya sempat terjadi lewat Fabiano Beltrame. Hanya saja, tendangannya masih melenceng di sisi gawang Fauzi Toldo. Sementara Sriwijaya juga menciptakan peluang, namun kedudukan bertahan 0-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, duet Siswanto dan Lancine Kone membuat pertahanan Persija sebaliknya justru harus bekerja keras. Duet pemain yang memiliki kecepatan dan tendangan keras itu terus melakukan tekanan yang mengancam gawang Andritany Ardiyasa.
Peluang emas Sriwijaya FC terjadi pada menit ke-60. Anis Nabar yang mendapatkan umpan dari tendangan pojok, sebenarnya tinggal mencocor bola yang ada di depannya. Namun tendangan lemah pemain muda ini hanya mengarah ke sisi samping gawang Persija.
Mendapatkan peluang, anak asuh Subangkit terus meningkatkan tekanan. Berawal dari umpan cantik Siswanto, Kone akhirnya mampu melakukan tendangan first time yang membobol gawang Andritany pada menit ke-80. Laskar Wong Kito pun unggul lebih dulu.
Tertinggal 0-1, pemain Persija lantas meningkatkan tempo. Beberapa peluang tercipta, namun upaya kerasnya mampu ditahan oleh barisan pertahanan Sriwijaya FC.
Upaya keras tim Macan Kemayoran akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90. Berawal dari pergerakan lincah pemain pengganti, Agung Supriyanto, bola yang lepas dari tangkapan kiper Fauzi, mampu dioptimalkan oleh Rahmad Afandi. Hasilnya, kedudukan berubah menjadi 1-1.
Pada empat menit waktu tambahan, Persija yang didukung ribuan Jakmania, terus berusaha mencari gol kemenangan. Hanya saja, hingga peluit panjang ditiup oleh wasit Maulana Nugraha, kedudukan tak berubah sama kuat 1-1. (Antara)
Berita Terkait
-
Kyohei Yoshino Ungkap Alasan Antusias Gabung Persija: The Jakmania Jadi Daya Tarik Besar
-
Shin Tae-yong Pimpin Latihan Perdana Persija, Fokus Bangun Fondasi Tim
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
-
Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara
-
Gabung Persija, Aqil Savik Akui Sempat Minta Restu Istri dan Keluarga di Bandung
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan
-
Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Kering, Biar Tetap Nyaman dan Gak Pecah-Pecah
-
DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya
-
Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri
-
Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?
-
6 Cara Membersihkan Sepatu Sekolah Putih yang Kotor agar Bersih seperti Baru
-
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat
-
Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI