Suara.com - Manajer Arsenal Arsene Wenger mengakui bahwa winger Bayern Munich Arjen Robben adalah pemain yang fantastis. Namun Wenger juga menyebut Robben adalah pemain yang jago dalam melakukan diving.
Wenger sudah leg pertama babak 16 besar Liga Champions memang sudah menaruh perhatian lebih kepada Robben. Pemain internasional Belanda ini memang salah menjadi penyebab The Gunners harus kehilangan kipernya, Wojciech Szczesny.
Ketika itu Bayern juga mendapatkan hadiah penalti setelah Szczesny dianggap melanggar Robben yang akan mencetak gol. Dengan sepuluh pemain membuat Arsenal harus menelan kekalahan 0-2 di leg pertama pada bulan lalu.
Kejadian tersebut kembali terulang setelah wasit menunjuk titik putih setelah Laurent Koscielny dianggap melanggar Robben di kotak terlarang. Beruntung kiper Lukasz Fabianski mampu menghalau tendangan penalti Thomas Mueller.
Ketika itu, Wenger pun terlihat seperti tidak percaya dengan keputusan wasit Svein Oddvar. Usai pertandingan pelatih asal Prancis ini pun langsung mengkritik Robben yang dianggapnya sebagai jago dalam melakukan diving.
"Robben sangat bagus memaksimalkan peluang yang seharusnya tidak ada. Dia adalah pemain hebat dan dan juga sangat jago melakukan diving, itu telah menjadi bagian dirinya," kata Wenger.
"Dia pemain fantastis, Saya tidak membantah itu, dia salah satu pemain terbaik duia. Namun jika dia di depan pemain maka dia akan lamban dan gambang jatuh. Dia mendapatkan tendangan bebas," ujarnya.
"Itu yang kami bicarakan kemarin kepada wasit. Jika dia (wasit) memberikan dia kartu kuning ketika dia pertama jatuh, dia tidak akan melakukannya lagi," tukasnya. (Sky Sport)
Berita Terkait
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Arsenal Disengat Brentford, Declan Rice: Gelar Juara Tak Datang dengan Mudah
-
Arsenal Ditahan Brentford, Arteta Panik? Penyakit Lama The Gunners Kambuh
-
Lemparan Jauh Brentford Buyarkan Kemenangan, Mikel Arteta Sesalkan Kurangnya Disiplin Arsenal
-
Arsenal Ditahan Imbang Brentford, Jarak Poin dengan Manchester City Semakin Tipis
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat