Suara.com - Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, terpilih sebagai manajer terbaik dunia versi ESPN. Pemilihan Ferguson didasari proses polling yang diikuti kolumnis reguler, kontributor dan editor ESPN.
Sepanjang karirnya di Old Trafford, Ferguson telah mengambil sejumlah keputusan penting namun bertolak belakang dengan keinginan fans dan klub. Pada akhirnya, keputusan Ferguson pun terbukti tepat.
Salah satu contoh adalah saat MU melakoni leg kedua babak perempat final Liga Champions di Old Trafford, April 2003 silam. Tertinggal 3-1 di leg pertama, Ferguson mengambil keputusan yang saat itu mengundang komentar banyak pihak, yaitu tidak memasukkan David Beckham dalam line up dan menggantinya dengan Juan Veron.
Terlepas dari predikat Beckham yang kala itu adalah Golden Boy sepak bola Inggris, keputusan Fergie terbukti tepat. Memberi pelajaran kepada Beckham yang saat itu gaya hidupnya mulai berubah dengan tidak memainkannya sejak awal ternyata berdampak besar. Beckham yang semula keras, pada akhirnya mau mengikuti arahan Fergie. Di laga tersebut, MU menang 4-3 dan Beckham yang masuk di menit 63 menggantikan Veron menyumbang dua gol.
Keputusan kontroversial lain Sir Alex adalah menjual bintang MU tersebut ke Real Madrid. Mengedepankan permainan tim, Fergie memutuskan untuk membuang Beckham karena dinilai tidak lagi dapat menyatu dengan tim. Hujan kritik pun menerpa Ferguson saat itu. Namun tanpa Beckham, Fergie menjawabnya dengan lima gelar Liga Premier dan satu gelar Liga Champions bagi United sebelum dirinya menyatakan pensiun pada akhir musim kemarin.
Ketabahan, keberanian dalam mengambil keputusan, dan kekuatan Ferguson menghadapi kritikan keras publik menjadi alasan utama ESPN memilihnya sebagai pelatih tersukses sepanjang masa.
Berikut adalah 20 pelatih terbaik versi ESPN.
1. Sir Alex Ferguson
2. Rinus Michels
3. Brian Clough
4. Bob Paisley
5. Helenio Herrera
6. Arrigo Sacchi
7. Sir Matt Busby
8. Valery Lobanovsky
9. Jose Mourinho
10. Bill Shankly
11. Vicente Del Bosque
12. Giovanni Trapattoni
13. Ottmar Hitzfeld
14. Ernst Happel
15. Marcello Lippi
16. Bela Guttmann
17. Jock Stein
18. Pep Guardiola
19. Udo Lattek
20. Fabio Capello
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Akhiri Karier Legendaris Setelah 24 Musim di Liga Inggris
-
Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Setelah FIFA Match Day
-
Mathew Baker Naik Kelas, Nova Arianto Bangga Target Utama Cetak Pemain Senior Tercapai
-
Antonio Rudiger Bertahan, Alasan Real Madrid Tunda Pengumuman Resmi Kontrak Baru Sang Bek
-
John Herdman Waspadai Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026
-
Misteri Hattrick Piala Dunia: Mengapa Paling Banyak Terjadi di Hari Minggu?
-
Rekor Debutan Termuda Piala Dunia: Pele hingga Etoo, Siapa yang Paling Muda dalam Sejarah
-
8 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Dicoret John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Cristiano Ronaldo Jadi Beban? Pundit Sebut Portugal Lebih Berbahaya Tanpa CR7
-
Kisah Langka di Piala Dunia 2026! Dua Saudara Kandung Jadi Andalan Prancis Kejar Gelar Juara