Suara.com - Manajer Arsenal Arsene Wenger tidak hadir dalam acara konferensi pers usai pertandingan melawan Chelsea. Staf media Arsenal memberitahu wartawan yang sudah menanti kehadiran Wenger bahwa bus yang membawa pemain Arsenal harus berangkat, sehingga ia tak bisa hadir.
Wenger baru saja menjalani pertandingan ke-1.000 bersama Arsenal dan dia mendapatkan kado pahit yaitu kalah 6-0 dari tuan rumah Chelsea. Wenger mengakui, kekalahan telak Arsenal itu merupakan tanggung jawabnya.
“Kekalahan ini adalah kesalahan saya. Saya bertanggung jawab penuh. Saya pikir tidak ada lagi yang perlu dibahas tentang kesalahan yang telah kami buat. Ini adalah salah satu hari terburuk dalam karir saya. Pertandingan sudah berakhir setelah 20 menit berjalan. Setelah itu, rasanya lama sekali hingga usai. Anda tidak mempersiapkan waktu selama satu minggu untuk mengalami hal seperti ini,” kata Wenger.
Chelsea langsung unggul 2-0 ketika pertandingan baru berjalan 7 menit. Tidak lama kemudian, Arsenal harus bermain dengan 10 orang karena Kieran Gibbs diganja kartu merah atas pelanggaran yang tidak dilakukannya. Selain mengeluarkan kartu merah, wasit juga memberikan hadiah tendangan penalti yang sukses dikonversi oleh Eden Hazard menjadi gol. Satu menit sebelum babak pertama usai, Oscar memperbesar keunggulan Chelsea menjadi 4-0.
Di babak kedua, Chelsea menambah dua gol lagi melalui Oscar dan pemain pengganti Mohammad Salah. Wenger mengungapkan, peluang Arsenal untuk menjadi juara liga Inggris semakin berat.
“Kekalahan ini membuat kami dalam situasi yang buruk untuk bersaing merebut juara. Tetapi kami pasti akan bangkit,” ujar Wenger.
Kekalahan telak dari Chelsea membuat Arsenal melorot ke posisi empat klasemen sementara dengan nilai 62 dan tertinggal tujuh angka dari pemimpi klasemen Chelsea. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
-
Kontrak Francisco Rivera Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Beberkan Catatan Evaluasi
-
FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
-
Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!
-
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Timnas Indonesia Jelang vs Oman dan Mozambik
-
Timnas Malaysia U-19 Percaya Diri Tatap Piala AFF U-19 2026, Singapura Jadi Ujian Awal
-
Timnas Haiti ke Piala Dunia 2026, Sepak Bola Jadi Juru Damai di Tengah Krisis Keamanan dan Politik