Suara.com - Pelatih Barcelona Gerardo Martino mengatakan bahwa kemenangan di laga El Clasico sebelumnya cukup menjadi modal untuk mengalahkan Real Madrid di final Copa del Rey. Namun Martino menegaskan bahwa kali ini akan berbeda karena ini final yang harus dimenangkan.
Barca telah dua kali mengalahkan Madrid dan terakhir menang 4-3 di Bernabeu. Martino pun mengatakan bahwa kemenangan tersebut menjadi inspirasi bagi skuadnya saat menghadapi Madrid saat final Piala Raja di Mestalla, Kamis (17/4/2014) dinihari WIB.
"Kami seharusnya dapat memanfaatkan dua laga El Clasico yang telah dimainkan. Dari awal hingga akhir, kami telah belajar bagimana dalam tekanan. Kami harus dapat menciptakan sesuatu saat-saat dalam pertandingan," ungkap Gerardo Martino.
"Jika kami bermain dengan baik, kami menang. Tim ini belum lama bermain baik dan menang. Itu diklaim ada sesuatu yang berubah dengan pemain ini. Saya mengerti apa yang dipertanyakan dari tim ini, tapi itu harus dipahami bahwa setiap tahun mereka menjadi yang terbaik di dunia," ujarnya
"Para pemain ini sebelum dan sesudah telah menandai dalam sejarah olahraga. Saya tidak melihat ada balas dendam atas (kekalahan) di liga dan Liga Champions. Ini (perebutan) gelar, ini sebuah final dan kami harus dapat memenangkannya," tukas Martino. (Football Espana)
Berita Terkait
-
Kalahkan Getafe, Barcelona Kini Unggul 11 Poin dari Real Madrid
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal
-
Real Madrid Diterpa Kabar Buruk, Arda Guler Absen hingga Akhir Musim
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan