Suara.com - Manajer Manchester City Manuel Pellegrini menolak skuadnya disebut sebagai favorit peraih gelar juara Premier League musim ini. Pellegrini menegaskan bahwa persaingan juara liga masih akan ketat sampai laga terakhir.
City tetap berada di posisi ketiga dengan terpaut tiga poin dari pimpinan klasemen Liverpool. Namun kekalahan The Reds dari Chelsea membuat City di sebut-sebut memiliki peluang meraih gelar karena mereka masih memiliki satu laga di tangan.
Kini peluang meraih gelar ada di tangan City dan mereka memiliki selisih gol yang lebih baik dari Liverpool jika poin berakhir sama di akhir musim ini. Chelsea yang berada di posisi kedua dengan selisih dua poin dari Liverpool juga masih memiliki peluang.
Meski demikian, Pellegrini menolak jika skuadnya saat ini dikatakan favorit meraih gelar.
"Saya ulang lagi, di sepakbola tidak ada favorit. Liverpool memiliki tiga poin dari kami dan kami punya satu pertandingan lebih di tangan dan kami harus menang. Jadi saya pikir tidak ada satu pun yang favorit," tegas Pellegrini.
"Sekarang sudah tidak tergantung lagi dengan apa yang kami dapat lakukan. Kami kalah dalam peluang ketika kami kalah pertandingan melawan Liverpool," ungkapnya.
"Saya pikir ini berbeda dengan tahun lalu ketika Manchester United memenangi gelar sebelum musim berakhir. Tahun ini sangat spesial dan sangat. Dengan Arsenal maka ada empat atau lima tim yang berburu gelar," tukasnya. (Sky Sport)
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Ketajaman Erling Haaland Menghancurkan Senegal Sekaligus Mengukir Rekor Piala Dunia 2026
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey