Suara.com - Arema Cronus Indonesia Malang, Jawa Timur, gagal meraih poin sempurna kedua di kandang, setelah ditahan imbang 2-2 Persib Bandung dalam lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Minggu (25/5/2014) malam.
Dua gol Persib Bandung yang mengoyak jala gawang Arema yang dikawal Kurnia Meiga Hermansyah diborong Ferdinand Sinaga pada menit ke-45 dan ke-46. Sementara dua gol Arema juga diborong Gustavo Lopez ada menit ke-56 dan ke-68.
Sejak "kick off" babak pertama, Arema langsung melancarkan serangan demi serangan, bahkan mendominasi permainan. Gencarnya serangan membuahkan gol pertama yang dilesakkan Samsul Arif pada menit ke-14, namun dianulir wasit Suyanto karena dinilai "offside".
Permainan cepat Arema berhasil diantisipasi dengan baik oleh pemain Persib yang dikapteni Firman Utina, bahkan anak asuh Suharno itu sama sekali tak mampu menerobos Persib Bandung yang bermain bertahan total dan hanya sekali-kali melancarkan serangan balik.
Meski terus melancarkan serangan dengan berbagai taktik dan mendominasi permainan, para pemain Arema tetap tak mampu menerobos kokohnya pertahanan Persib yang digalang Vladinir Vujovic itu sehingga tak satupun peluang yang bisa dikonversi menjadi sebuah gol.
Terlalu asyik menyerang, para pemain belakang Arema melupakan jantung pertahanannya sehingga kecepatan Ferdinand Sinaga yang melakukan serangan balik tak mampu dihentikan dan akhirnya membobol gawang Kurnia Meiga pada menit ke-45 (injury time). Skor pun berubah menjadi 0-1 hingga turun minum.
Memasuki 45 menit babak kedua, Ferdinand Sinaga kembali mampu menerobos lini belakang Arema dan dengan mudah melesakkan bola yang gagal diamankan Kurnia Meiga. Skor pun berubah menjadi 0-2 pada menit pertama babak kedua (46).
Permainan Arema yang selama ini identik dengan permainan cepat dan keras sepertinya sudah berubah. Para pemain "bintang" seperti Alberto Goncalves dan Cristian Gonzales yang dipercaya mengisi posisi penyerang tak berkutik dengan kawalan ketat anak asuh Djadjang Nurdjaman tersebut.
Serangan yang terus dibangun Arema belum juga membuahkan gol. Pada menit ke-56, Gustavo Lopez akhirnya memecah kebuntuan dan membobol gawang I Made Wirawan melalui tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi.
Gol Gustavo Lopez dari jauh tersebut mampu memperkecil ketertinggalan Arema dari tamunya Persib Bandung dan skor pun berubah 1-2. Enam menit kemudian (62), Cristian Gonzales mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2, namun gol tersebut dianulir wasit karena Cristian dianggap dalam posisi offside.
Namun, pada menit ke-68, Arema berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah Gustavo Lopez dengan sempurna mengeksekusi tendangan penalti dan mengecoh kiper Persib I Made Wirawan. Tendangan penalti dihadiahkan wasit Suyanto setelah Vladimir menjegal I Gede Sukadana di kotak terlarang.
Semangat dan motivasi para pemain Arema kembali bangkit setelah mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Hanya saja, dominasi Arema dalam permainan tak mampu menambah pundi-pundi gol bagi tim berjuluk Singo Edan itu.
Bahkan, peluang emas yang dimiliki Dendy Santoso pada menit akhir babak kedua pun juga tak mampu dikonversikan menjadi sebuah gol. Peluang terakhir Arema yang mengalir dari kaki Gustavo Lopez dan diteruskan Dendy Santoso tak mampu membawa tuan rumah meraih poin sempurna.
Pada laga sebelumnya (21/5), Arema juga gagal mendulang poin penuh di kandang, bahkan kalah 1-2 dari Semen Padang. Namun demikian, dari hasil imbang melawan Persib Bandung, Arema masih tetap kokoh di puncak klasemen dengan raihan 31 poin, sedangkan Persib Bandung justru melorot ke posisi ketiga karena digeser Semen Padang yang mampu mengalahkan Persik Kediri dengan skor 3-0.
Semula Persib berada di posisi kedua dengan raihan poin 21 dari 11 kali bertanding, namun karena hanya menuai satu poin, sehingga hanya menjadi 22 poin, posisinya digeser Semen Padang yang poinnya satu digit lebih banyak dari Persib, yakni 23. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia? Ini 4 Rekomendasi Lokalnya
-
Danamon Rayakan HUT ke-70, Perkuat Inovasi D-Bank PRO dan Hadirkan Ragam Promo untuk Nasabah
-
Utang BGN Tembus Rp1,6 Triliun, Ini Daftar Tunggakannya ke Pihak Ketiga
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset
-
Program Makan Bergizi Gratis Belum Capai Target, Realisasinya Baru 59 Persen
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset