Suara.com - Jepang menjalani pertandingan sulit pada laga terakhirnya di Grup C, saat menghadapi Kolombia di Arena Pantanal, Cuiaba, Selasa (24/6/2014). Terbukti hasilnya, Jepang sempat harus tertinggal 0-1 oleh Kolombia, sebelum akhirnya menyamakan kedudukan di pengujung di babak pertama.
Sejak dimulainya laga, Jepang sendiri sudah coba mengintensifkan serangan ke pertahanan Kolombia. Namun, tidak kunjung ada yang mempersembahkan hasil. Sementara sebaliknya, Kolombia pun tidak mau berusaha bermain aman begitu saja, meski mereka sudah dipastikan melaju ke 16 Besar.
Kerugian harus diperoleh Jepang pada menit ke-16, ketika Yasuyuki Konno melakukan tekling keras terhadap Adrian Ramos di kotak penalti. Hasilnya, selain kartu kuning untuk Konno, wasit pun harus menunjuk titik putih.
Eksekusi penalti itu dilaksanakan dengan mantap oleh Juan Cuadrado, dan skor pun berubah menjadi 1-0 untuk Kolombia. Skor ini lantas seolah akan bertahan sampai turun minum, kendati beberapa peluang di babak ini masih sempat diciptakan lagi oleh kedua tim.
Untungnya bagi Jepang, gol balasan akhirnya didapat juga di masa injury time babak pertama, lewat Shinji Okazaki. Gol ini memanfaatkan assist dari Keisuke Honda. Lantas, tak lama setelah gol tersebut, periode waktu babak pertama pun berakhir.
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Erick Thohir Respons Vietnam Tambah Naturalisasi Jelang Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Pelatih Spanyol Kesal Rodri Dikritik: Sangat Menghina Saya, Dia Pemain Terbaik Dunia!
-
Persija Jakarta Bongkar Kesepakatan Transfer dengan Shin Tae-yong, Pelatih Dapat Kuasa Penuh!
-
Aksi Fans Timnas Jepang Bersih-bersih Stadion Dihujani Kritik, Kenapa?
-
PSSI-nya Palestina Bantah Rencana Duel Lawan Israel, Sebut Agenda FIFA Sebagai Upaya Sportswashing
-
Ternyata STY Diminati Klub Jepang dan China, tapi Memilih Gabung Persija Jakarta
-
Tak Ikut Sesi Latihan, Christian Pulisic Berpotensi Absen Saat Amerika Serikat Lawan Australia
-
Lionel Scaloni Dihadapkan Dilema Pemilihan Striker Jelang Argentina vs Austria
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026