Suara.com - Melakoni laga krusial pada Kamis (26/6/2014) dini hari WIB, Swiss akhirnya berhasil melaju ke fase gugur usai menumbangkan Honduras dengan tiga gol tanpa balas. Tiga gol kemenangan Swiss lahir dari kaki Xherdan Shaqiri. Dengan kemenangan ini, Swiss beranjak ke posisi runner up dengan enam poin dan berhak atas satu tiket ke fase gugur.
Menghadapi Honduras di laga pamungkas, tidak dibutuhkan waktu lama bagi pasukan Ottmar Hitzfield untuk memecah kebuntuan. Lima menit bola bergulir, Shaqiri berhasil membawa timnya memimpin lewat tendangan keras ke sudut gawang yang gagal diantisipasi Valladares.
Jelang turun minum, Swiss berhasil menggandakan keunggulan. Berawal dari umpan lambung Gokhan Inler kepada Josip Drmic yang menusuk dari sayap kiri, bola diteruskan ke arah Shaqiri yang tidak terkawal. Punggawa Bayern Munich itu langsung menyambut bola dan menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Di babak kedua, Honduras tampil mengejutkan. Menampilkan permainan berbeda, Honduras kerap mengancam gawang La Nati, julukan Swiss.
Sejumlah peluang untuk memperkecil kedudukan beberapa kali didapat Honduras. Namun, ketatnya barisan pertahanan Swiss belum berhasil ditembus.
Alih-alih memperkecil kedudukan, Honduras justru kembali kecolongan di menit 71. Menyambut umpan Rodriguez, Shaqiri mencetak hattrick sekaligus mengunci kemenangan La Nati menjadi 3-0.
Susunan Pemain:
Honduras: Valladares, Figueroa, Bernardez, Garcia, Palacios, Bengtson, Costly, Boniek, Espinoza, Claros, Beckeles.
Cadangan: Lopez, Escober, O Chavez, Montes, Emilio, J. Palacios, M Martinez, Najar, R Martinez, Delgado, Garrido, M Chavez.
Swiss: Benaglio, Lichtsteiner, Inler, Xhaka, Behrami, Rodriguez, Mehmedi, Drmic, Djourou, Schar, Shaqiri.
Cadangan: Sommer, Burki, Ziegler, Sanderos, Lang, Barnetta, Seferovic, Stocker, Dzemaili, Fernandes, Gavranovic, Von Bergen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama