Suara.com - Prancis gagal meraih kemenangan di laga pamungkasnya di Grup E. Menghadapi Ekuador, Les Bleus harus puas bermain imbang tanpa gol. Namun, dengan koleksi tujuh poin, Prancis keluar sebagai jawara Grup E. Sementara Ekuador tersingkir menyusul kemenangan yang diraih Swiss atas Honduras.
Mengahadapi Ekuador, Prancis yang menekan sejak awal berhasil mencipta sejumlah peluang. Di antaranya adalah peluang yang di peroleh Sissoko di menit 15. Mendapat sodoran bola, Sissoko nyaris mengubah kedudukan jika saja tendangannya gagal diantisipasi Dominguez.
Memasuki pertengahan laga, Ekuador mulai bisa mengimbangi permainan Les Bleus. Membangun serangan dari sisi sayap, Ekuador berhasil menembus pertahanan tim Ayam Jantan. Antonio Valencia yang mendapat ruang melepas tendangan keras namun masih mampu di gagalkan Lloris.
Di menit 38, Prancis kembali mengancam. Namun kali ini, tandukkan Pogba berhasil dihalau Dominguez yang tampil cukup cemerlang sejak awal pertandingan.
Jelang turun minum, Prancis kembali mendapat peluang. Benzema melepas tendangan keras dari luar kotak penalti namun lagi-lagi digagalkan Dominguez. Hingga turun minum, Skor kacamata tidak berubah.
Seperti halnya di awal laga, Prancis langsung menekan begitu bola digulirkan di babak kedua. Namun, gemilangnya penampilan Dominguez sebagai palang pintu terakhir pertahanan Ekuador juga belum mampu ditembus.
Di menit 50, Ekuador terpaksa bermain dengan 10 orang menyusul diusirnya Antonio Valencia keluar lapangan. Valencia di kartu merah wasit karena dianggap melakukan pelanggaran saat menjaga bola dari tekel Digne.
Kehilangan Valencia di lini tengah, Ekuador semakin tak berdaya membendung tekanan Prancis. Di menit 62, tekanan yang dilakukan Les Bleus nyaris membuahkan hasil.
Mendapat umpan terukur dari Benzema, Matuidi melepas tembakan keras dari dalam kotak penalti. Namun lagi-lagi, bola berhasil dihentikan Dominguez.
Kegemilangan penampilan Dominguez berlanjut. Sejumlah peluang Ayam Jantan kembali digagalkan penjaga gawang 27 tahun tersebut. Diantaranya adalah peluang yang didapat Benzema dan Remy di menit 82 dan 88. Hingga pertandingan berakhir, skor imbang tanpa gol tetap bertahan.
Susunan Pemain:
Ekuador: Dominguez, Guagua, Erazo, Paredes, Noboa, Montero, Ayovi, E. Valencia, Minda, Arroyo, A. Valencia.
Cadangan: Banguera, Bone, Ibarra, Mendez, Rojas, Caicedo, J. Ayovi, Bagui, Saritama, Martinez, Achilier, Gruezo.
Prancis: Llrois, Sakho, Benzema, Griezmann, Matuidi, Sagna, Digne, Sissoko, Pogba, Koscielny, Schneiderlin.
Cadangan: Ruffier, Landreau, Debuchy, Evra, Varane, Cabella, Valbuena, Giroud, Mavuba, Mangala, Remy, Cabaye.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Membaca Strategi De la Fuente, Timnas Spanyol Akan Main Bertahan di Piala Dunia 2026?
-
Peta Kekuatan Grup F Piala Dunia 2026, Timnas Belanda Dikepung 3 Kuda Hitam
-
Wonderkids Piala Dunia 2026, Warren Zaire-Emery Motor Serangan Timnas Prancis yang Lagi Panas
-
Wawancara Julian Alvarez Ambisi Timnas Argentina Juara Dunia Lagi: Ini Piala Dunia Terakhir Messi
-
Memahami Kenapa Tuchel Jadi 'Anti-Southgate' Soal Pemilihan Skuad Inggris di Piala Dunia 2026
-
Marc Klok Kenang Tiga Tahun Berserajah Bareng Bojan Hodak: Bandung Mencintai Anda Selamanya
-
Bruno Fernandes Semprot Roy Keane: Dia Bohong!
-
Kata-kata Sedih Beckham Putra Berpisah dengan Bojan Hodak: Sulit Mengucapkan Selamat Tinggal
-
Juara Premier League, David Raya Sebut Mentalitas Arsenal Meningkat Jelang Final Liga Champions
-
Arne Slot: Liverpool dan Saya Belum Sempurna