Suara.com - Pesepak bola legendaris Argentina Diego Maradona memprotes keputusan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) yang menghukum penyerang Luis Suarez tidak boleh bermain selama empat bulan di tingkat internasional.
Suarez dinyatakan bersalah karena menggigit bek Italia, Giotgio Chiellini dalam pertandingan terakhir di babak penyisihan grup. Ini merupakan insiden penggigitan ketiga yang dilakukan Suarez dalam empat tahun terakhir.
Maradona yang menggunakan kaus dengan tulisan “Luis we are with you” mengkritik keputusan FIFA tersebut dan mengatakan FIFA telah menggangap Suarez melakukan tindakan kriminal.
“Keputusan itu memalukan. Saya sama sekali tidak mengerti. Siapa yang dibunuh Suarez sehingga mendapatkan hukuman itu. Kenapa mereka tidak memborgol Suarez dan mengirimnya ke Guantanamo Bay (penjara dengan keamanan super ketat-red),” kata Maradona.
Menurut Maradona, Suarez telah bekerja keras sepanjang tahun untuk bisa tampil di Piala Dunia 2014.
“Luis sudah mencetak 29 gol dan mereka mengusirnya dari Piala Dunia. Ini tidak bisa dipercaya. Ingat Zidane dan apa yang dilakukannya di final Piala Dunia 2006 dan FIFA memberinta Golden Ball,” kata Maradona. (Goal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!