Suara.com - Federasi sepak bola dunia (FIFA) memutuskan tidak akan menghukum bek Kolombia, Juan Camilo Zuniga, atas pelanggaran yang dilakukannya terhadap striker Brasil, Neymar.
Keputusan itu diambil FIFA setelah menyelidiki insiden yang terjadi dalam laga perempat final yang dimenangkan dengan skor 2-1 oleh Brasil. Neymar ditarik keluar pada babak kedua setelah diterjang Zuniga. Dia menderita retak tulang belakang.
"Setelah menganalisis masalah itu dan menerima dokumentasi dari CBF (konfederasi sepak bola Brasil), disimpulkan bahwa Komite Disiplin FIFA tidak bisa ikut campur dalam situasi seperti ini," demikian bunyi pernyataan FIFA.
FIFA juga menegaskan bahwa menurut aturan kasus itu tidak bisa diinvestigasi lagi karena sudah ditangani oleh wasit yang memimpin pertandingan.
"Secara khusus dalam kasus ini, tidak ada tindakan retrospektif yang bisa diambil Komita Disiplin FIFA karena insiden yang melibatkan pemain Kolombia, Juan Camilo Zuniga Mosquera tidak luput dari petugas pengawas pertandingan..." bunyi pernyataan itu lebih lanjut.
Neymar sendiri akibat cedera itu tidak lagi bisa melanjutkan aksinya di Piala Dunia 2014, bahkan jika Brasil bisa mengalahkan Jerman dan lolos ke final.
"Kami berharap Neymar bisa segera pulih, sama seperti harapan kami untuk semua pemain yang sayangnya harus absen dari Piala Dunia akibat cedera," pungkas FIFA. (Reuters)
Berita Terkait
-
Bung Ropan Puji Kualitas Jay Idzes yang Tak Tergantikan di Italia Sebelum Bela Timnas Indonesia
-
Kekuatan Timnas Indonesia Tergerus, 3 Pemain Inti Dipastikan Jadi Penonton di FIFA Series 2026
-
Thom Haye Menepi, John Herdman Patut Lirik 2 Nama Ini sebagai Opsi! Siapa Paling Layak?
-
John Herdman Terancam Tanpa Striker Rp1,3 Miliar di FIFA Series 2026
-
Ole Romeny Dapat Partner Klik di Timnas Indonesia Nih, Tapi Belum Dinaturalisasi
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia