Bola / Bola Dunia
Minggu, 19 April 2026 | 15:45 WIB
Suporter Timnas Inggris harus siap merogoh kocek sangat dalam hanya untuk mengikuti pertandingan di fase grup. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Suporter timnas Inggris menghadapi lonjakan harga transportasi kereta hingga 12 kali lipat untuk menuju MetLife Stadium di New Jersey.
  • Stadion MetLife dijadwalkan menyelenggarakan tujuh pertandingan Piala Dunia 2026, termasuk laga Inggris serta pertandingan final pada 19 Juli mendatang.
  • Kenaikan biaya transportasi dan parkir memicu perdebatan antara otoritas New Jersey, FIFA, serta kritik keras dari para penggemar sepak bola.

Suara.com - Suporter timnas Inggris harus merogoh kocek dalam untuk menyaksikan laga Piala Dunia 2026.

Biaya transportasi kereta menuju stadion melonjak drastis hingga lebih dari £100 atau sekitar Rp2 juta hanya untuk perjalanan 15 menit.

Perjalanan dari Penn Station, New York ke MetLife Stadium di East Rutherford kini dibanderol sekitar €150 untuk tiket pulang-pergi.

Harga ini melonjak hampir 12 kali lipat dibanding tarif normal yang hanya sekitar $12,90.

Stadion MetLife akan menjadi salah satu venue utama dengan tujuh pertandingan, termasuk laga Inggris melawan Panama serta partai final pada 19 Juli.

Diperkirakan sekitar 40.000 penonton akan menggunakan transportasi umum di setiap pertandingan.

Official Mascots Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

Tak hanya kereta, biaya parkir kendaraan pribadi juga melonjak hingga £166, membuat opsi transportasi lain sama mahalnya.

Kenaikan harga ini menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk penggemar sepak bola.

Gubernur New Jersey, Mikie Sherrill, membela kebijakan tersebut dengan menyebut biaya seharusnya ditanggung penyelenggara.

Baca Juga: Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!

“FIFA seharusnya membayar transportasi ini. Tapi jika tidak, saya tidak akan membiarkan New Jersey yang menanggungnya,” ujarnya dilansir dari Metro.uk

Namun, pihak FIFA menegaskan bahwa rencana transportasi telah disusun sejak lama bersama otoritas setempat.

FIFA juga mengingatkan bahwa tarif tinggi berpotensi memicu kemacetan karena penonton beralih ke kendaraan pribadi.

“Tarif tinggi dapat mendorong penggunaan transportasi alternatif, meningkatkan risiko keterlambatan dan kemacetan,” kata pejabat operasional FIFA, Heimo Schirigi.

Load More