- Timnas Indonesia U-17 gagal melaju dari fase grup Piala AFF U-17 2026 saat bertindak sebagai tuan rumah.
- Skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto hanya mencatatkan satu kemenangan dari tujuh laga dengan dua puluh gol kebobolan.
- Performa buruk tersebut menjadi ancaman serius bagi Indonesia saat menghadapi Jepang, China, dan Qatar di Piala Asia.
Suara.com - Bayang-bayang rekor buruk kini menghantui persiapan Timnas Indonesia U-17 jelang tampil di putaran final Piala Asia U-17 2026.
Performa yang jauh dari kata memuaskan dalam beberapa laga terakhir menjadi alarm bahaya bagi skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto.
Kegagalan terbaru adalah saat mereka tersingkir dini dari ajang ASEAN Cup atau Piala AFF U-17 2026.
Berstatus sebagai tuan rumah, Garuda Muda justru harus puas finis di peringkat ketiga Grup A, di bawah Vietnam dan Malaysia.
Kegagalan di level regional ini menambah panjang daftar hasil minor yang diraih Mierza Firjatullah dan kawan-kawan sepanjang tahun ini.
Dalam total tujuh pertandingan yang telah mereka lakoni, Timnas Indonesia U-17 secara mengejutkan hanya mampu meraih satu kali kemenangan.
Satu-satunya kemenangan itu pun diraih saat membantai tim lemah, Timor Leste dengan skor 4-0.
Sisanya mereka harus menelan pil pahit dengan lima kali kekalahan dan satu kali hasil imbang.
Deretan kekalahan tersebut termasuk dua kali takluk dari China dengan skor 0-7 dan 2-3 dalam laga uji coba.
Baca Juga: Kronologi Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17, Berawal dari Protes Gol Kontroversial
Kemudian dibantai Korea Selatan 0-6, dihajar India 0-3, dan yang terbaru kalah dari Malaysia 0-1.
Statistik pertahanan dan serangan pun tak kalah mengkhawatirkan. Dari tujuh laga tersebut, gawang Indonesia telah kebobolan sebanyak 20 kali, sementara lini depan mereka hanya mampu menciptakan 6 gol.
Rekor buruk ini jelas menjadi modal yang sangat tidak ideal jelang bertarung di grup neraka Piala Asia U-17 2026.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-17 tergabung di Grup B bersama raksasa Jepang, China, dan Qatar.
Dengan tuntutan untuk minimal lolos ke perempat final demi mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2026, perjuangan Timnas Indonesia U-17 dipastikan akan sangat berat jika tidak ada perbaikan signifikan dalam waktu dekat.
Berita Terkait
-
Dari Bertahan hingga Serangan, Ini Evaluasi Timnas Indonesia U-17 Usai Gagal di Piala AFF
-
Babak-belur di Piala AFF U-17 2026, 3 Nama Ini Bakal Join ke Timnas Indonesia U-17?
-
Remuk di Piala AFF U-17, Timnas Indonesia Bakal Ketambahan 3 Pemain Diaspora untuk Piala Asia U-17
-
Dari Doa Ibu ke Tendangan Kungfu: Perjuangan Fadly Alberto ke Timnas yang Kini di Ujung Tanduk
-
PR Besar Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Semifinal Piala AFF U-17 2026
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Mimpi Piala Dunia 2026 Hancur! Deschamps Pastikan Hugo Ekitike Absen Bela Prancis
-
Arsenal Terancam Gagal Juara, Arteta Dipecat? Legenda Liverpool Bilang Begini
-
Jadwal Pekan ke-29 Super League, Persib Bandung Ditantang Arema FC
-
Kalah dari Manchester City, Opta Sebut Peluang Arsenal Juara Liga Inggris Masih 73 Persen
-
Dicari-cari John Herdman, Begini Nasib Marselino Ferdinan di AS Trencin
-
Sindir Stadion Kosong, Bojan Hodak: Lebih Baik Dihina Lawan Daripada Tanpa Suporter!
-
Jan Olde Sebut Kartu Merah Alex Martins 'Bodoh' usai Dewa United Gagal Tekuk Persib
-
Merasa Persib Dirugikan Wasit, Umuh Muchtar Pertanyakan Fungsi VAR
-
Bek Incaran PSG Tolak Permintaan Ortu Bela Timnas Indonesia
-
Hapus Kekerasan di Sepak Bola, I.League Dukung PSSI Hukum Berat Fadly Alberto