Suara.com - Jerman melakukan regenerisasi total saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006. Di bawah asuhan Juergen Klinsmann serta asistem Joachim Low, para pemain muda mendapatkan porsi yang lebih banyak.
Regenerisasi itu nyaris berjalan sempurna ketika Jerman berhasil lolos hingga babak semifinal. Empat tahun berselang, para pemain muda tersebut masih bisa tampil di semifinal Piala Dunia 2010 dan kembali gagal.
Kini, para pemain muda Jerman sudah berhasil mencapai hasil yang lebih baik dari dua Piala Dunia terakhir yaitu tampil di final. Bukan hanya mengincar gelar juara, generasi emas Jerman itu juga akan mencatatkan sejarah baru apabila bisa mengalahkan Argentina di final yang berlangsung di Stadion Maracana.
Jerman akan menjadi negara Eropa pertama yang bisa menjadi juara Piala Dunia yang digelar di benua Amerika. Jerman akan menyamai prestasi Brasil yang mampu menjadi juara ketika Piala Dunia digelar di benua Eropa pada 1958.
Partai final Jerman vs Argentina merupakan ulangan perempat final Piala Dunia 2010. Ketika, Jerman secara digdaya menghancurkan Argentina 4-0 yang diperkuat pemain terbaik dunia Lionel Messi.
Final Jerman vs Argentina juga merupakan ulangan dari final Piala Dunia 1986 dan 1990. Pada Piala Dunia 1986, Jerman takluk 2-3 dan empat tahun kemudian mereka berbalik menang 1-0.
Kini, Jerman menjadi tim yang lebih difavoritkan untuk keluar sebagai juara setelah mereka memperlihatkan penampilan terbaiknya di semifinal dengan mempermalukan tuan rumah Brasil 7-1, kemenangan terbesar di babak semifinal di sepanjang sejarah Piala Dunia.
Kombinasi permainan cepat serta pertahanan defensif membuat para pemain Brasil dan harus pulang dengan menahan malu. Meski berhasil menang besar atas Brasil, para pemain Jerman tidak mau terbawa dengan euforia kemenangan secara berlebihan.
“Kami menikmati pertandingan melawan Brasil, tetapi kami sudah melupakan itu dalam waktu 24 jam,” kata Miroslav Klose, yang menjadi pencetak gol terbanyak di sepanjang sejarah Piala Dunia.
Jerman sudah mencetak 17 gol di ajang Piala Dunia 2014, hampir dua kali lebih banyak dibandingkan Argentina. Tim Panser juga mempunyai pemain haus gol seperti Thomas Mueller yang sudah mencetak lima gol. Mereka juga punya kiper handal yaitu Manuel Neuer.
“Brasil punya Neymar, Portugal punya Ronaldo dan Argentina punya Messi, tetapi Jerman mempunyai sebuah tim,” kata salah satu netizen di Twitter. (AFP/Goal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan