Suara.com - Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan ke Asian Games 2014, menelan kekalahan kedua setelah dikalahkan tuan rumah Lazio dengan skor 0-2 pada uji coba di Stadion Comunale, Auronzo di Cadore, Lazio, Italia, Minggu (20/17) malam.
Peda pertandingan perdana sebelumnya di Stadion Centro d'Italia, Rieti, saat menjalani tur di Italia itu, anak asuh Aji Santoso juga mengalami kekalahan atas tim AS Roma dengan skor 1-3.
Berdasarkan data dari tim media PSSI, Timnas Garuda Muda bermain cukup tenang karena mampu meladeni permainan cepat tim tuan rumah meski akhirnya gawang Andritany Ardiyasa kebobolan pada menit 15 lewat Bruno Pereirinha.
Gol pertama ini berbeda saat timnas menghadapi AS Roma. Saat itu anak asuh Aji Santoso tersebut sudah kebobolan pada menit ke delapan lewat Alessandro Florenzi.
Setelah tertinggal 0-1, Manahati Lestusen dan kawan-kawan kembali mencoba bermain dengan tenang. Hanya saja lawan terus memberikan tekanan sehingga pemain belakang timnas, Victor Igbonefo, melakukan pelanggaran di kotak terlarang terhadap Keita Balde Diao.
Keita Balde Diao yang ditunjuk sebagai algojo ternyata tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik karena tendangannya mampu digagalkan oleh Andritany Ardiyasa. Kondisi ini membuat semangat timnas kembali menyalak.
Tekanan demi tekanan yang dilakukan pemain Lazio mampu dipupuskan. Bahkan beberapa kali serangan yang dibangun oleh Dedi Kusnandar dan kawan-kawan mampu merepotkan lawan. Hanya saja hingga babak pertama usai tidak ada tambahan gol.
Memasuki babak kedua, Timnas Garuda Muda tetap berusaha menyamakan kedudukan. Tekanan demi tekanan terus dilakukan meski sang lawan selalu mampu mengagalkan upaya yang dibangun oleh tim yang dipersiapkan untuk Asian Games 2014 di Incheon Korea Selatan itu.
Bukan gol yang didapat oleh timnas, justru lawan mampu menggandakan kedudukan pada menit 65. Saat itu, Filip Djordjevic yang mampu memperdayai penjaga gawang Persija Jakarta tersebut setelah menuntaskan umpan Vinicius dari sisi kiri.
Tertinggal 0-2 tak menyurutkan mental Fandi Eko Utomo dan kawan-kawan. Meski lawan memiliki kemampuan lebih upaya untuk memperkecil ketertinggalan terus dilakukan termasuk lewat pemain asal Persebaya itu. Hanya saja tendangan Fandi masih membentur mistar gawang Lazio.
Menjelang pertandingan usai timnas terus berusaha menekan. Hanya saja hingga pertandingan usai tidak ada gol yang tercipta. Dengan demikian timnas tetap tertinggal 0-2 dari tuan rumah Lazio.
Setelah melawan Lazio dan AS Roma, Timnas Garuda Muda dijadwalkan menghadapi tim asal Italia lainnya yaitu Cagliari, Rabu (23/7). (antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Masa Depan Suram, Elkan Baggott Disarankan Angkat Kaki dari Ipswich Town
-
Tonton Pesta Gol dari Tribun VIP, Bojan Hodak Bongkar Kunci Ketajaman Lini Depan Persib
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Catat Rekor Menit Bermain
-
Modal Pesta Gol, Beckham Putra Optimistis Persib Tundukkan Persebaya
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto