Suara.com - Empat pertandingan tanpa sekali pun meraih kemenangan. Itulah yang dialami timnas U-19 di Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2014. Setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Malaysia U-21, anak asuh Indra Sjafrie itu dipaksa menelan kekalahan dari Brunei dan Vietnam dengan skor 1-3.
Sabtu (15/8/2014) sore, timnas U-19 kembali tidak berdaya saat berhadapan dengan timnas Kamboja. Evan Dimas dan kawan-kawan takluk 1-2 dan melengkapi penampilan buruk mereka di sepanjang turnamen ini.
Tampil nyaris tanpa koordinasi yang baik antar lini, timnas U-19 kebobolan ketika pertandingan memasuki menit ke-21. Umpan Hoy Phalin dari sisi kanan pertahanan Indonesia langsung disambut Sok Novan dengan sundulan kepala.
Bola yang mengarah ke pojok kanan gawang tidak bisa dihalau kiper Awan Setho. Tertinggal satu gol, anak asuh Indra Sjafrie itu mulai meningkatkan serangan. Namun, buruknya umpan serta penyelesaian akhir membuat gawang Kamboja selamat dari kebobolan.
Baru pada menit ke-40, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan berkat sundulan Dimas Drajad. Gol ini berawal dari bola muntah di lini pertahanan Kamboja yang langsung disambar oleh pemain dengan nomor punggung tujuh tersebut.
Akan tetapi, Kamboja kembali berbalik unggul satu menit sebelum pertandingan usai. Umpan Prak Mony Udom ke kotak penalti Indonesia salah diantisipasi oleh Ryuji Utomo. Bola yang hendak dibuang justru masuk ke gawang sendiri. Skor 2-1 untuk keunggulan Kamboja bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, pemain Kamboja lebih memperkuat sektor pertahanan dan hanya mengandalkan sejumlah serangan balik. Evan Dimas dan kawan-kawan mengurung barisan pertahanan Kamboja nyaris di sepanjang pertandingan.
Akan tetapi, penyelesaiamn akhir yang buruk membuat timnas U-19 kesulitan untuk mencetak gol penyeimbang. Dua peluang yang diraih di menit-menit akhir pertandingan melalui Muchlis Hadi dan Hargianto terbuang percuma karena bola yang mengarah ke samping gawang.
Hasil ini membuat timnas U-19 masih menjadi juru kunci di klasemen dengan meraih satu angka dari empat pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
-
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Argentina vs Mesir: Sanggupkah Mohamed Salah Eksploitasi Penyakit 'Sombong' Albiceleste?
-
De la Fuente Puji Kedalaman Skuad Spanyol usai Menang Dramatis atas Portugal
-
Gol Telat Spanyol Singkirkan Portugal, Roberto Martinez Nilai Timnya Cuma Kurang Beruntung
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Tinggalkan Kursi Pelatih Portugal
-
Legasi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia: Deretan Rekor Gila CR7 yang Sulit Dipecahkan