Suara.com - Arsenal gagal meraih kemenangan saat bertandang ke Ataturk Olimpiyat Stadi markas Besiktas. Melakoni leg pertama babak play off Liga Champions The Gunners ditahan imbang tuan rumah dengan skor 0-0.
Menjamu Arsenal, Besiktas langsung menebar ancaman di menit pertama. Baru saja bola digulirkan, Demba Ba melepaskan tendangan keras jarak jauh dari tengah lapangan. Bola yang meluncur deras ke sudut kiri gawang nyaris merobek gawang The Gunners jika saja Szczesny gagal membendungnya.
Memasuki menit ke-9, Ba kembali nyaris mengubah papan skor. Menerima umpan silang Ozyakup, Ba melepas tendangan keras yang masih mampu digagalkan Szczesny.
Selepas menit ke-10 Arsenal mulai membangun serangan. Kerjasama Giroud dengan Sanchez beberapa kali mampu menelurkan peluang. Namun rapatnya barisan pertahanan tuan rumah masih menjadi kendala terbesar barisan depan The Gunners.
Memasuki menit 38, Wilshere nyaris memecah kebuntuan. Menggiring bola dari tengah lapangan, Wilshere yang terjepit oleh ketatnya pertahanan Besikatas melepas tendangan dari luar kotak penalti. Beruntung bagi tuan rumah, Zengin masih mampu membaca arah bola.
Satu menit jelang turun minum, Ba kembali menebar ancaman. Lolos dari kawalan, eks punggawa Chelsea melepas tendangan keras namun masih melebar tipis di sisi kiri gawang. Skor kacamata bertahan hingga jeda.
Dua menit bola bergulir di babak kedua, tuan rumah kembali mendapat peluang. Berhasil melepaskan diri dari kawalan Chambers, Sahan nyaris membawa Besiktas memimpin jika bola hasil sepakannya tidak melebar di sisi kiri gawang szczesny.
Terus mengalami tekanan, manajer Arsenal Arsene Wenger melakukan pergantian pemain. Alexis Sanchez ditarik keluar dan digantikan oleh Chamberlain.
Perubahan strategi yang dilakukan Wenger secara perlahan mulai memberikan dampak signifikan. Serangan yang dilancarkan Arsenal beberapa kali memicu kemelut di depan gawang Besiktas namun tidak satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol, termasuk tendangan bebas yang dilepaskan Cazorla di menit 79.
Memasuki menit 80, Arsenal harus bermain dengan 10 orang setelah Aaron Ramsey menerima kartu kuning kedua.
Kalah jumlah pemain, The Gunners masih mendominasi serangan. Di menit 88, Chamberlain bahkan nyaris mengubah kedudukan jika saja bola yang dilepaskannya tidak membentur tiang.
Hingga laga usai, skor imbang tanpa gol tidak berubah. Meski meraih hasil imbang, peluang Arsenal masih terbuka. Pasalnya, di leg kedua The Gunners akan menjamu Besiktas di London.
Susunan Pemain:
Besiktas (4-3-2-1): Zengin, Koybasi, Franco, Gulum, Ramon Motta, Kavlak, Ozyakup, Uysal, Ba, Sahan, Mustafa Pektemek.
Cadangan: Gonen, Kurtulus, Sivok, Tore, Koyunlu, Boral, Tosun.
Arsenal (4-3-3): Szczesny, Debuchy, Koscielny, Monreal, Chambers, Arteta, Wilshere, Ramsey, Cazorla, Giroud, Sanchez.
Cadangan: Martinez, Bellerin, Miquel, Rosicky, Oxlade Chamberlain, Flamini, Campbell.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen