Suara.com - Kiprah Louis van Gaal sebagai manajer Manchester United mendapat perhatian Wesley Sneijder. Menurut pemain timnas Belanda, Van Gaal harus diberi waktu untuk menunjukkan kemampuannya menangani Setan Merah.
Van Gaal mengawali kiprahnya di Old Trafford dengan hasil yang kurang memuaskan. Di bawah kendali Van Gaal, MU menuai dua kali seri dan satu kekalahan di tiga laga Premier League. Sementara di Piala Liga, MU tersingkir lebih awal setelah dipermalukan MK Dons dengan skor telak 4-0.
Awal musim buruk di MU sama seperti saat Van Gaal menangani Bayern Munich. Saat itu, Van Gaal hanya memberikan Bayern satu kemenangan dari empat pertandingan pertama Bundesliga. Namun di akhir musim, dia mengantarkan klub raksasa Jerman sebagai juara Bundesliga dan DFB Pokal.
"Itu sudah bisa ditebak, dengan semua tekanan terhadap dirinya, masalah dengan cepat menjadi besar. Itulah yang berlaku di Inggris, tidak butuh waktu lama bagi Anda untuk dikritik," ujar Sneijder kepada La Gazzetta dello Sport.
Menurut Sneijer, Van Gaal adalah orang yang keras dan bisa menjadi pribadi yang tidak ramah. Namun seiring berjalannya waktu, hasil kerja Van Gaal selalu mendapatkan apresiasi.
"Van Gaal perlu waktu untuk bekerja mewujudkan konsepnya. Anda akan melihat dalam waktu tiga bulan, United akan memainkan sepak bola fantastis," katanya. (Soccernet)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia