Suara.com - Sekitar 70 suporter Bayern Munich kecewa karena tidak dapat menyaksikan tim kesayangannya melawan CSKA Moskow di Khimki Arena, Rabu (1/10/2014). Mereka mengecam UEFA karena tidak memberi akses untuk masuk stadion.
UEFA menghukum CSKA Moscow untuk memainkan laga kandang pertama mereka tanpa penonton. Hukuman ini menyusul perilaku suporter CSKA pada pertandingan di Viktoria Plzen, Desember 2013 lalu.
Suporter Bayern yang tidak mengetahui adanya hukuman UEFA terbang ke Moskow untuk memberikan dukungan kepada skuad Pep Guardiola. Beberapa dari mereka berhasil masuk stadion. Sedangkan sebagian besar lainnya hanya bisa menyaksikan laga dari lantai 18 gedung perkantoran di dekat stadion.
Melalui akun Facebook, asosiasi penggemar terbesar Bayern, Club Nr.12 berterima kasih kepada "penggemar istimewa Bayern". Selain itu, mereka juga berterima kasih kepada pihak klub yang mendukung suporter dan berencana mengganti biaya sewa gedung.
Di sisi lain, Klub Nr.12 juga mempertanyakan mengapa UEFA tidak memikirkan nasib suporter Bayern yang sengaja datang ke Moskow.
Sementara itu, Pelatih Bayern merasa ada keganjilan dengan suasana Khimki Arena. Dia berharap timnya tidak lagi menjalani pertandingan tanpa penonton di kemudian hari.
"Ini aneh, tidak ada penonton di stadion. Selalu lebih baik jika ada suporter. Sepak bola ada untuk suporter. Saya berharap apa yang terjadi tidak pernah terjadi lagi," kata Guardiola. (espnfc)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Taktis vs Argentina Adaptif, Siapa Unggul?
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
Argentina Road to Final Piala Dunia 2026: Dua Kali Lolos dari Lubang Jarum
-
Spanyol Road to Final Piala Dunia 2026: Ditahan Tim Debutan Kini Tantang Juara Bertahan
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung
-
Echa Waode Tuntut Natalius Pigai Jamin Hak LGBT: Negara Jangan Diam Lihat Rakyat Dipersekusi!
-
Sikat 1,5 Ton Bahan Narkoba, Pemasok Laboratorium 'Pil Jin' Semarang Diringkus di Cakung!
-
IKA Perikanan Unhas: Nelayan Harus Dilibatkan Sistematis dalam Penyelamatan Laut
-
Digembleng dengan Intensitas Tinggi di Bali, Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan di Piala AFF 2026