Suara.com - Tiga tim telah dipastikan gagal melaju ke babak perempat final usai menyelesaikan laga kedua mereka di fase grup Piala Asia 2014 U-19 di Myanmar. Salah satu tim yang harus pulang lebih awal adalah timnas Indonesia U-19.
Menghadapi Australia di Stadion Thuwunna, Yangon, Minggu (12/10/2014), timnas U-19 kembali gagal meraih poin setelah kalah 0-1. Satu-satunya gol Australia yang dicetak Jaushua Sotirio di menit ke-66 menutup peluang timnas U-19 melaju ke babak selanjutnya.
Kekalahan ini merupakan kegagalan kedua timnas U-19 untuk mengumpulkan poin setelah di laga pertama menyerah di tangan Uzbekistan 1-3. Saat ini timnas U-19 belum mendapatkan poin dan menjadi juru kunci Grup B. Timnas U-19 berada di bawah Uzbekistan (4), Australia (4) dan Uni Emirat Arab (2).
Di laga terakhir Grup B, Timnas U-19 akan menghadapi Uni Emirat Arab, Selasa (14/10/2014). Namun laga itu hanya akan berpengaruh pada posisi timnas U-19 di Grup B jika mereka menang. Skuad Indra Sjafri akan terhindar dari posisi juru kunci jika mereka mampu mengalahkan Uni Emirat Arab.
Selain Indonesia, langkah Iran juga dipastikan hanya sampai babak penyisihan Grup A. Setelah dikalahkan Thailand 1-2 di laga pertama, Iran kembali menelan kekalahan 0-1 dari Yaman.
Skuad Ali Doustimehr belum meraih poin dan berada di posisi juru kunci Grup A. Iran berada di bawah Myanmar (4), Yaman (4) dan Thailand (3).
Tim lain yang senasib dengan timnas U-19 dan Iran adalah Vietnam. Langkah anak asuh Graechen terhenti usai dikalahkan Jepang 1-3. Sebelumnya di laga pertama Grup C, mereka dicukur Korea Selatan 0-6.
Sama seperti timnas U-19 dan Iran, Vietnam juga menempati posisi juru kunci di grupnya. Vietnam berada di bawah Korea Selatan (4), Cina (4) dan Jepang (3).
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan