Suara.com - Dua pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Eropa (Euro) 2016 dari Grup A dan B, Minggu (16/11/2014) waktu setempat, mencatatkan hasil berbeda. Dari Grup A, tuan rumah Belanda berhasil menang besar 6-0 atas tamunya Latvia. Sementara itu di Grup B, laga antara tuan rumah Belgia dan Wales harus berakhir tanpa gol.
Dalam pertandingan di Amsterdam Arena, Belanda yang menurunkan kekuatan terbaiknya, terlihat sekali mendominasi permainan atas Latvia. Selain bahwa secara total mereka menang penguasaan bola hingga mencapai 80 persen, aliran erangan Oranje juga terlihat nyaris tak berhenti ke daerah pertahanan Latvia.
Mengambil inisiatif serangan sejak awal, Belanda yang dilatih Guus Hiddink sudah langsung memetik gol pembuka di menit ke-6. Gol pembuka kemenangan itu diciptakan oleh Robin van Persie, memanfaatkan bola dari Arjen Robben.
Meski unggul cepat, serta kemudian terus mengalirkan serangan, nyatanya tidak mudah bagi Belanda untuk segera melipatgandakan keunggulan. Beberapa peluang sempat harus terbuang percuma, sebelum akhirnya di menit ke-35, gol kedua tercipta juga lewat kaki Robben. Kali ini, gol itu dibuat lewat tendangan kaki kiri khasnya dari luar kotak penalti.
Jelang turun minum, atau tepatnya di menit ke-42, Belanda lantas menambah satu gol lagi. Kali ini gol dicetak oleh Klaas-Jan Huntelaar, yang memanfaatkan bola dari Ibrahim Affelay. Skor 3-0 itu pun bertahan sampai waktu jeda tiba.
Di babak kedua, Belanda yang sebelum ini baru satu kali menang dan sudah menderita dua kekalahan, tidak mengendorkan serangan mereka ke wilayah Latvia. Lewat permainan cepat dan terbuka yang menjadi ciri khasnya, sejumlah peluang pun sempat dibuat para pemain Oranje sepanjang babak ini, kendati tidak segera membuahkan hasil.
Barulah di menit ke-78, Jeffrey Burma menambahkan keunggulan bagi Belanda, lewat sepakan di dalam kotak penalti yang meneruskan bola sundulan Van Persie. Lantas, selang empat menit kemudian, Robben kembali mencetak gol ke gawang Latvia, memanfaatkan bola dari Georginio Wijnaldum yang masuk menggantikan Van Persie.
Terakhir, memasuki menit ke-89, satu gol lagi dibuat oleh Huntelaar ke gawang Latvia, yang melengkapkan kemenangan Belanda menjadi 6-0. Kali ini dia berhasil menjebol gawang dengan memanfaatkan bola dari Jordy Clasie, yang lantas menjadi penutup skor di pertandingan itu.
Di Brussels, sementara itu, Belgia harus mengalami kesulitan menghadapi Wales yang sejauh ini masih memimpin klasemen sementara di grup mereka. Meski sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola ketimbang tamunya, Belgia nyatanya tak pernah mampu memanfaatkan berbagai peluang yang didapat.
Mengandalkan Eden Hazard sebagai tulang punggung utama timnya, Belgia seakan kekurangan variasi serangan dan senantiasa tal maksimal ketika sudah memasuki wilayah pertahanan lawan. Wales sendiri sebaliknya, kerap pula mengancam daerah pertahanan Belgia, terutama lewat serangan baliknya yang cepat dengan dimotori Gareth Bale.
Hasil akhir 0-0 pun akhirnya harus rela diterima oleh kedua tim, yang sekaligus juga tidak menguntungkan bagi Belgia. Mereka bahkan harus turun ke posisi ke-4 klasemen sementara dengan poin 5, lantaran Siprus pada saat bersamaan justru menang besar atas Andorra. Sementara itu Wales yang sudah mengumpulkan poin 8, sementara ini masih berada di puncak.
Berita Terkait
-
Resmi Debut di Piala Dunia, Tijjani Reijnders Kenang Momen Didekati Timnas Indonesia
-
Jepang Tak Lagi Pendek: Evolusi Fisik Samurai Biru Terbukti di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Belanda vs Jepang: Sikutan Memphis Depay Lolos dari Kartu Merah
-
Gagal Menang Lawan Jepang, Belanda Tetap Catat Rekor Apik di Piala Dunia
-
Puji Kualitas Pertandingan, Ronald Koeman Legowo Ditahan Imbang Jepang 2-2
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Winger Man United Jadi Pahlawan Kemenangan Pantai Gading Kalahkan Ekuador
-
Resmi Debut di Piala Dunia, Tijjani Reijnders Kenang Momen Didekati Timnas Indonesia
-
Eks Striker Persib Bandung dan Persis Solo Tampil di Piala Dunia 2026
-
Bisa Curi Satu Gol, Curacao Sukses Bikin Pelatih Jerman Terpukau
-
Rumor Panas FIFA ASEAN Cup 2026: Pakistan Bantah Kabar Ikut Serta di Indonesia
-
Dokumen Bermasalah, Perjalanan Uruguay ke AS untuk Piala Dunia 2026 Tertunda
-
Jepang Tak Lagi Pendek: Evolusi Fisik Samurai Biru Terbukti di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Belanda vs Jepang: Sikutan Memphis Depay Lolos dari Kartu Merah
-
Fokus Piala Dunia 2026, Ferran Torres Beri Jawaban Ketus soal Rumor Gabung PSG
-
Tinggalkan Tijuana, Timnas Iran Dilepas Ribuan Suporter Meksiko: Kalian Tak Sendirian