Suara.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) didesak membuat liga junior (minimal U-19) yang bakal melakoni 40 laga dalam semusim. Dengan liga tersebut, mental dan kematangan para pemain muda akan terasah. Sehingga menghasilkan hal positif bagi tim nasional Indonesia di masa mendatang.
Hal itu dikatakan pengamat sepak bola Tommy Welly di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/12/2014).
"Pemain U-19 masih dalam masa transisi, karena itu butuh 40 laga dalam satu musim pertandingan, agar mengasah kematangan mereka," kata lelaki yang akrab disapa Towel itu.
"Seorang pemain muda tidak akan berkembang kalau hanya diberikan latihan tanpa disertai laga sesungguhnya. Dengan menjalani pertandingan, mereka dapat mengukur hasil latihan yang selama ini dilakukan," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Towel juga meminta pemerintah untuk membuat fasilitas latihan yang mumpuni. Baik fasilitas untuk pemain, pelatih dan kompetisi.
"Pemain profesional memiliki pelatih. Setiap pelatih bekerja untuk mempersiapkan tim. Karena itu pelatih juga butuh fasilitas," ujarnya.
Selama ini, kata Towel, pemerintah dan PSSI hanya berbicara tentang membangun sepak bola, tanpa realisasi. Buktinya, para pemain muda, mayoritas, masih bermain sepak bola di lapangan tidak layak.
"Sepak bola jangan dibangun hanya lewat kata-kata. Kalau kita ingin bangun sepak bola, bangun kompetisinya, jangan biarkan anak-anak main di lapangan tanah, berkerikil pula," dia menandaskan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027
-
Persija vs Persib, Rizky Ridho Sampai Geleng-geleng Main Kandang Harus Pakai Pesawat
-
Pep Guardiola Berharap Arsenal Tergelincir di Markas West Ham United
-
Respons Berkelas John Herdman Usai Timnas Indonesia Masuk Grup F
-
Pesan Haru Lionel Messi Agar Neymar Kembali Jadi Tulang Punggung Brasil di Piala Dunia 2026
-
Disoraki Publik Anfield, Arne Slot Ungkap Alasan Ganti Rio Ngumoha di Laga Liverpool Vs Chelsea